Disporapar Balikpapan Dorong Pengelola Pantai Kilang Tetap Jaga Nilai Lokal dan Keamanan

GARVI.ID, BALIKPAPAN — Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan wisata dan pelestarian nilai-nilai lokal.

Ia menyoroti Pantai Kilang Mandiri, salah satu destinasi favorit warga yang belakangan semakin ramai menjadi lokasi konser dan kegiatan hiburan.

“Saya mendukung perkembangan semua destinasi wisata, tapi kearifan lokal harus tetap dijaga. Balikpapan punya identitas sebagai madinatul iman, jadi etika berpakaian dan sikap di tempat wisata juga perlu diperhatikan,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).

Ratih mengatakan, perkembangan wisata tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari tanggung jawab sosial dan lingkungan. Menurutnya, pengelola wajib memperhatikan kebersihan dan pengelolaan sampah agar keindahan pantai tetap terpelihara.

“Kalau pengunjung makin banyak, pengelolaan sampah juga harus ditingkatkan. Jangan sampai keindahan pantai rusak hanya karena kita abai terhadap lingkungan,” tegasnya.

Selain aspek lingkungan, Ratih menekankan pentingnya standar keselamatan dan kenyamanan (safety) dalam setiap kegiatan wisata, terutama saat konser dan event besar digelar di area pantai.

“Ketika ada konser, konsepnya harus tetap aman. Masyarakat boleh berkreasi, tapi perlu memperhatikan lokasi dan fasilitasnya,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengelolaan acara di Balikpapan Sport and Business (BSB) yang dinilai lebih tertib dengan pembagian area dan panggung yang jelas, serta memperhatikan faktor keamanan pengunjung.

Ratih juga menyoroti pentingnya pelayanan dan keramahan petugas wisata (hospitality) yang dinilai menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

“Pelayanan yang ramah membuat pengunjung betah dan ingin kembali lagi,” katanya.

Menurut Ratih, pengelolaan tarif masuk dan fasilitas yang transparan juga penting agar pengunjung merasa nyaman.

“Kalau pengelolaan baik dan terbuka, masyarakat akan merasa dihargai,” tambahnya.

Dengan pengelolaan yang berimbang antara kreativitas, keamanan, dan budaya, ia berharap Pantai Kilang Mandiri bisa menjadi contoh destinasi yang bukan hanya ramai dikunjungi, tetapi juga mencerminkan karakter masyarakat Balikpapan yang santun dan bersahabat. (Adv/Disporapar/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *