Aklamasi di Mukota XII, Noval Asfihani Nahkodai Kadin Balikpapan 2026–2031

GARVI.ID, BALIKPAPAN — Noval Asfihani resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Kota (Mukota) XII yang digelar di Royal Mahligai, Rabu (8/4/2026).

Terpilihnya Noval secara aklamasi menandakan kuatnya dukungan pelaku usaha terhadap kepemimpinannya untuk mendorong peran Kadin di tengah geliat ekonomi daerah, khususnya sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam pernyataannya, Noval menegaskan arah Kadin ke depan akan difokuskan pada penguatan kolaborasi dan pembukaan peluang investasi, termasuk menjajaki kerja sama internasional.

“Kami sudah mulai komunikasi dengan Kadin Sarawak. Mereka melihat ada potensi di Balikpapan, terutama di sektor kesehatan, dan berencana untuk berinvestasi,” ujarnya.

Ia menyebut, rencana kunjungan pihak Kadin Sarawak masih bersifat informal, namun menjadi sinyal awal meningkatnya minat investor luar terhadap Balikpapan.

“Memang masih sebatas komunikasi awal, tapi ini peluang yang harus kita tangkap,” katanya.

Noval menilai sektor kesehatan memiliki prospek besar untuk dikembangkan. Selama ini, masyarakat Indonesia masih banyak berobat ke luar negeri, termasuk ke Malaysia.

“Soal layanan kesehatan ini bicara kepercayaan. Padahal rumah sakit di Balikpapan sudah cukup baik, tinggal bagaimana kita memperkuat kualitas dan promosinya,” jelasnya.

Ia juga membuka peluang kerja sama dalam bentuk pertukaran pengetahuan dan teknologi kesehatan antara Balikpapan dan Sarawak.

“Ke depan bisa ada sharing ilmu dan teknologi kesehatan, ini yang ingin kita dorong,” tambahnya.

Dalam kepemimpinannya, Noval mengusung visi memperkuat ekonomi daerah yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus memperbesar peran pengusaha lokal dalam menyongsong Balikpapan sebagai kota penyangga utama IKN.

Sejumlah langkah strategis disiapkan, mulai dari memperkuat posisi Kadin sebagai wadah dunia usaha yang profesional dan inklusif, hingga membangun kemitraan erat dengan pemerintah dan pemangku kepentingan.

Selain itu, Kadin Balikpapan juga akan mendorong peningkatan investasi, memperluas peluang usaha berkelanjutan, serta memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal, khususnya UMKM, agar mampu naik kelas dan masuk dalam rantai pasok yang lebih luas.

Transformasi digital dan inovasi juga menjadi fokus untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha di tengah perubahan ekonomi.

Sementara itu, perwakilan Kadin Kalimantan Timur berharap kepengurusan baru dapat membawa dampak nyata bagi dunia usaha di daerah.

“Kami berharap hasil Mukota ini bisa memberi manfaat bagi pelaku usaha di Balikpapan. Selamat kepada ketua terpilih,” ujarnya.

Setelah resmi terpilih, Noval dijadwalkan segera menyusun struktur kepengurusan Kadin Balikpapan bersama tim formatur yang telah ditetapkan, yakni Yuli Shinta Novianti, M Ali, dan Halim Wardhana. (/ba) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *