GARVI.ID, BALIKPAPAN – Dalam upaya menciptakan lingkungan kota yang bersih, indah, dan aman, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan terus menggencarkan program “Balikpapan Terang”. Program ini berfokus pada pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai sudut kota untuk meningkatkan estetika dan keamanan jalan di malam hari.
Kepala Dishub Balikpapan, Adwar Skenda Putra, menjelaskan bahwa program ini telah dimulai sejak tahun 2022 dan bertujuan untuk melakukan modernisasi penerangan jalan. Program “Balikpapan Terang” merupakan upaya kami untuk menciptakan kota yang lebih terang dan aman, terutama di jalan-jalan utama yang menjadi jalur transportasi warga,” jelas Adwar, Jumat (30/8/2024).
Selain meningkatkan pencahayaan, Dishub juga berupaya mempercantik tampilan kota dengan memasang tiang PJU dekoratif. Tiang-tiang ini tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga menambah nilai estetika di berbagai titik kota. “Kami mengganti tiang-tiang PJU yang sudah tua dan keropos dengan tiang baru yang lebih menarik secara visual,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan program ini, Dishub Balikpapan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pengadaan dan pemasangan tiang PJU. Meskipun demikian, Adwar mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar adalah biaya operasional, khususnya untuk rekening listrik PJU yang mencapai sekitar Rp30 miliar per tahun. “Biaya listrik memang cukup besar, namun ini penting demi kenyamanan dan keamanan masyarakat,” katanya.
Saat ini, pemasangan PJU baru terus dilakukan di berbagai wilayah, termasuk di Jalan Ruhui Rahayu yang sedang dalam tahap peremajaan. Proses ini meliputi penambahan daya dan koneksi jaringan listrik untuk memastikan PJU berfungsi dengan baik. “Kami berharap seluruh proses bisa segera selesai agar penerangan di wilayah ini bisa segera berfungsi,” ujar Adwar.
Dishub Balikpapan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program ini agar seluruh area di kota dapat menikmati manfaat penerangan yang lebih baik. Adwar menegaskan bahwa program “Balikpapan Terang” tidak hanya sekadar mempercantik kota, tetapi juga sebagai langkah untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya. “Dengan adanya penerangan yang baik, kami berharap dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan bagi semua pengguna jalan,” tutupnya. (Adv/Diskominfo)







