Salurkan Bantuan Rp 95 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Petung

GARVI.ID, PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Sosial (Dinsos) PPU, yang diwakili oleh Kepala Dinsos Saidin, telah menyalurkan bantuan sebesar Rp 95 juta untuk korban kebakaran di Pasar Petung. Penyerahan bantuan ini berlangsung pada Jumat (23/8) dan merupakan kontribusi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Penajam.

Kebakaran yang melanda Pasar Petung pada Selasa malam, 30 Juli 2024, mengakibatkan 17 bangunan yang terdiri dari rumah toko (ruko) dan kios terbakar. Peristiwa ini berdampak pada 19 kepala keluarga (KK) dan 75 jiwa yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghasilan mereka. Kejadian ini merupakan insiden kedua dalam beberapa bulan terakhir di wilayah yang sama, setelah kebakaran pertama terjadi saat bulan puasa.

Dalam sambutannya, Saidin menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya oleh para korban. “Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan modal usaha mereka agar bisa segera pulih dan beraktivitas kembali,” ungkap Saidin.

Lurah Petung, Achmad Fitriady, melaporkan bahwa sepanjang tahun 2024, wilayahnya telah mengalami tiga kali kebakaran. Untuk mengatasi masalah ini, pihak kelurahan bersama PLN telah aktif menyosialisasikan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala untuk mencegah korsleting yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Kepala BSI KCP Penajam, Julianto, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari dana corporate social responsibility (CSR) yang dihimpun melalui zakat, infaq, sadaqah, dan wakaf (ZISWAF) oleh BSI Maslahat. Bantuan disalurkan langsung ke rekening masing-masing korban dengan nilai Rp 5 juta per kepala keluarga tanpa potongan biaya administrasi. BSI juga akan membantu korban yang belum memiliki rekening dengan membuka rekening baru secara gratis.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para korban kebakaran dapat segera memulai kembali aktivitas mereka dan bangkit dari musibah yang telah menimpa mereka. (Adv/PPU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *