GARVI.ID, BALIKPAPAN – Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menekankan pentingnya percepatan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) agar tugas DPRD bisa berjalan maksimal. Hingga saat ini, beberapa fraksi masih belum menyerahkan nama-nama anggota yang akan ditempatkan dalam AKD, termasuk di komisi-komisi DPRD.
“Kami sudah dua kali mengirimkan surat kepada fraksi-fraksi yang belum menyerahkan nama. Jika nama-nama tersebut belum kami terima, pembentukan AKD tidak bisa dilanjutkan,” kata Alwi saat ditemui, Jumat (25/10/2024).
Menurut data dari Sekretariat DPRD, fraksi-fraksi yang belum mengirimkan nama untuk AKD antara lain PDI Perjuangan, Gerindra, dan PKB. Sementara itu, Fraksi Golkar, Fraksi Gabungan, dan NasDem telah mengirimkan daftar nama, meski beberapa sempat direvisi.
Alwi mengingatkan bahwa keterlambatan ini bisa menghambat jalannya tugas-tugas DPRD, termasuk pengesahan APBD 2025 yang mendesak untuk segera dibahas.
“Jika fraksi-fraksi belum menyerahkan nama, AKD belum bisa dibentuk. Ini berimbas pada penundaan agenda-agenda penting, termasuk pembahasan APBD yang harus segera disahkan,” jelas Alwi.
Ia menambahkan, meskipun secara prosedural memungkinkan untuk melanjutkan tanpa AKD dengan tanda tangan pimpinan DPRD atau fraksi-fraksi, namun ia lebih memilih menunggu terbentuknya AKD agar prosesnya sesuai aturan.
“Memang bisa saja dilanjutkan tanpa AKD, tapi kami memilih untuk tidak mengambil risiko. Idealnya, AKD harus terbentuk terlebih dahulu agar semuanya sesuai dengan ketentuan,” ungkap Alwi.
Sebagai langkah akhir, Alwi menyatakan akan kembali menyurati fraksi-fraksi yang belum menyerahkan nama-nama anggotanya, dengan harapan proses ini selesai paling lambat akhir bulan depan.
“Kami berharap, akhir bulan depan AKD sudah terbentuk,” tutupnya. (Adv/DPRD/BPP)







