GARVI.ID, BALIKPAPAN – Anggota Komisi I DPRD Balikpapan, Iwan Wahyudi, menegaskan kembali pentingnya penegakan aturan jam operasional truk besar demi keselamatan pengguna jalan. Ia menilai, keberadaan truk besar yang melanggar jam operasional berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara motor dan pejalan kaki yang sering melintas di jam sibuk.
Iwan mengungkapkan bahwa banyak warga yang melaporkan ketidaknyamanan akibat truk besar yang melintas di jalan protokol pada saat jam sibuk. Selain menyebabkan kemacetan, truk-truk besar yang beroperasi di jam-jam tersebut juga membahayakan pengguna jalan lainnya, seperti anak-anak yang baru pulang sekolah maupun pejalan kaki yang sedang beraktivitas.
“Kami khawatir jika pelanggaran terus dibiarkan, akan ada kecelakaan yang merugikan warga. Jangan sampai kita menunggu adanya korban baru aturan ditegakkan,” ujar Iwan Wahyudi dengan tegas.
Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 60 Tahun 2016 jelas melarang kendaraan berat untuk melintas di jalan utama pada pukul 06.30–09.00 Wita dan 15.00–18.00 Wita. Namun, kenyataannya masih banyak truk yang melanggar aturan ini, yang mengancam keselamatan semua pengguna jalan.
Iwan mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) untuk lebih proaktif dalam menegakkan peraturan yang ada, dengan menertibkan kendaraan besar yang melanggar jam operasional. Ia juga mendorong agar lebih banyak rambu larangan dipasang di titik-titik rawan serta pemanfaatan teknologi seperti CCTV untuk memantau dan mendeteksi pelanggaran secara lebih efektif.
Selain itu, Iwan juga meminta pengusaha transportasi untuk lebih peduli terhadap kepatuhan pada aturan yang ada. Menurutnya, menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama semua pihak, termasuk pengusaha transportasi.
“Kita semua harus memastikan bahwa aturan ini dijalankan dengan baik. Tujuannya adalah untuk menjaga keselamatan pengendara dan menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan aman bagi semua,” tegas Iwan.
Dengan adanya pengawasan yang lebih ketat dan kesadaran dari semua pihak, Iwan berharap keselamatan di jalan raya dapat terjaga dan kemacetan akibat pelanggaran truk besar bisa diminimalkan. (Adv/DPRD/BPP)







