Antisipasi Lonjakan Harga Ramadan, Pemkot Balikpapan Gelar Pasar Murah

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Menjelang bulan suci Ramadan 2025, Pemerintah Kota Balikpapan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar murah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasaran.

Pasar murah ini melibatkan berbagai pihak, seperti Bank Indonesia, perbankan, Pertamina, Baznas, serta distributor bahan pokok. Semua pihak berperan dalam memastikan pasokan barang tetap terjaga dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo, dalam sambutannya menyatakan bahwa pasar murah ini merupakan langkah preventif untuk mencegah lonjakan harga yang sering terjadi menjelang Ramadan.

“Menjelang Ramadan, harga sembako dan bahan pangan sering melonjak drastis. Dengan pasar murah ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok tanpa harus khawatir dengan kenaikan harga,” ujar Bagus Susetyo, Senin (24/2/2025).

Dia juga menambahkan, meski inflasi di Kota Balikpapan tercatat rendah, yakni 0,76% pada Januari 2025, upaya ini dilakukan agar kestabilan harga tetap terjaga. “Inflasi kita relatif rendah dibandingkan daerah lain di Kalimantan Timur, tapi kami terus berupaya agar pasokan dan permintaan tetap seimbang,” lanjutnya.

Selain itu, perhatian utama dalam pasar murah ini adalah masalah ketersediaan gas LPG 3 kg yang sering kali langka. Untuk itu, Pemerintah Kota Balikpapan bersama Pertamina memastikan suplai LPG cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sementara ada laporan kelangkaan LPG di pasaran, suplai dari Pertamina sudah sesuai dengan kuota yang ditentukan. Selain itu, kami juga telah memperkenalkan LPG 5,5 kg sebagai alternatif,” ujar Bagus Susetyo.

Ia menambahkan bahwa disparitas harga LPG menjadi perhatian serius. Pemerintah akan terus mengawasi distribusi dan melakukan operasi pasar untuk menghindari penimbunan. “Kami akan terus memantau agen dan distributor untuk mencegah penimbunan. Tindakan tegas akan diambil jika ditemukan pelanggaran,” tegasnya.

Bagus Susetyo juga mengimbau semua pihak, termasuk DPRD dan aparat keamanan, untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi barang berjalan lancar. “Kami berharap semua elemen masyarakat bisa bekerja sama agar Balikpapan tetap aman dan harga tidak meroket tak terkendali,” katanya.

Pemerintah Kota Balikpapan pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pasar murah ini. Mereka juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tertib dalam membeli barang, terutama LPG, guna menghindari kericuhan.

Dengan pasar murah ini, diharapkan kebutuhan pokok selama Ramadan tetap stabil, memungkinkan masyarakat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa harus terbebani oleh kenaikan harga yang signifikan. (Adv/Diskominfo/BPP) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *