GARVI.ID, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan memastikan tim tetap fokus dan stabil meski ada berbagai tantangan yang datang dari luar lapangan. Manajer Persiba, Wandi, menegaskan bahwa manajemen klub berkomitmen penuh untuk menjaga konsistensi tim di kompetisi Liga 2.
Wandi menjelaskan bahwa hingga saat ini, operasional tim berjalan lancar tanpa hambatan. Semua kegiatan, mulai dari latihan hingga persiapan pertandingan, tetap diprioritaskan untuk menjaga performa tim di setiap laga.
“Kami pastikan semua aktivitas tim berjalan sesuai jadwal. Fokus utama kami adalah mempertahankan ritme permainan agar bisa tetap bersaing di posisi atas Liga 2,” ujar Wandi.
Ia juga menyoroti peran penting dukungan dari Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, dan Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, yang membantu menjaga stabilitas finansial klub. Wandi menyebutkan bahwa kedua tokoh tersebut sangat berperan dalam memastikan kebutuhan tim, baik operasional maupun pendukung lainnya, selalu tercukupi.
“Pak Rahmad Mas’ud dan Pak Alwi Al Qadri sangat mendukung Persiba. Dukungan mereka, baik finansial maupun moral, sangat membantu stabilitas klub,” tambahnya.
Wandi juga menekankan bahwa manajemen Persiba berusaha menciptakan lingkungan yang mendukung bagi para pemain agar mereka tetap fokus pada pertandingan. Isu-isu di luar lapangan tidak akan mengganggu konsentrasi tim.
“Kami ingin para pemain tetap fokus dan tidak terpengaruh hal lain. Konsistensi sangat penting untuk menjaga posisi Persiba di kompetisi ini,” tegas Wandi.
Manajer Persiba ini juga mengajak suporter untuk terus mendukung tim. Ia percaya dukungan mereka sangat penting untuk memotivasi para pemain.
“Dukungan dari suporter setia kami sangat berarti. Kami harap mereka terus memberikan semangat agar Persiba bisa terus maju,” tutup Wandi.
Dengan dukungan yang solid dari manajemen, pemain, dan tokoh daerah, Persiba yakin bisa menjaga performa positifnya di Liga 2 dan kembali meraih kejayaan.
Sebagai informasi, penangkapan Direktur Teknis Persiba, Catur Adi Pranoto, oleh Mabes Polri baru-baru ini tidak memengaruhi operasional tim. Manajemen menegaskan bahwa hal tersebut adalah masalah pribadi yang tidak ada hubungannya dengan aktivitas tim atau kompetisi Liga 2. (*)







