Identitas Pria yang Tewas di Atap Ruko Balikpapan Terungkap, Diduga Tersengat Listrik

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Misteri penemuan mayat pria tanpa identitas di lantai 3 atap sebuah ruko di Jalan Syarifudin Yoes, Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, pada Rabu (3/9/2025) sore, akhirnya terungkap.

Korban diketahui berinisial A, berusia 24 tahun, warga Jalan Marsma R. Iswahyudi RT 003, Kelurahan Sepinggan Raya, Balikpapan Selatan. Identitas korban terungkap setelah istrinya mendatangi Polsek Balikpapan Selatan.

Istri korban awalnya mengenali tas yang dibawa korban saat ditemukan melalui unggahan di media sosial Instagram. Tas tersebut sama dengan yang digunakan suaminya ketika pamit keluar rumah pada 24 Agustus 2025 sekitar pukul 19.00 Wita.

Untuk memastikan, istri korban mendatangi RSUD Kanudjoso Djatiwibowo. Di ruang jenazah, ia memastikan pakaian yang dikenakan korban adalah milik suaminya. Identitas korban kemudian diperkuat dengan pencocokan KTP elektronik dan sidik jari.

“Setelah dicocokkan, benar korban adalah suaminya. Kami langsung minta keterangan dari pihak keluarga di Polsek Balikpapan Selatan,” jelas Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan, Iptu Iskandar Ilham, saat diwawancarai Jumat (5/9/2025).

Dari hasil pemeriksaan dokter forensik RSKD Balikpapan, penyebab kematian korban diduga akibat tersengat aliran listrik saat berada di atap ruko tersebut.

“Keterangan dokter menyebutkan korban meninggal karena terkena aliran listrik,” tambah Iptu Iskandar.

Diberitakan sebelumnya, seorang saksi mata bernama Adit mengungkapkan awal mula penemuan mayat itu. Ia bersama rekannya awalnya hendak memasang televisi kabel, namun salah satu rekannya yang lebih dulu didalam mencium aroma menyengat dari atas ruko. 

“Awalnya saya dikasih tahu teman ada mayat di atas. Saya kira awalanya boneka aja itu, saya ajak cek sama sama,” ujar Adit. 

Setelah melihat langsung, Adit baru mempercayai bahwa aroma menyengat yang dicium rekannya berasal dari mayat yang telah membusuk. “Kondisinya sudah membusuk, ada tas di badannya. Kami langsung video sebentar lalu melapor,” tuturnya.

Proses evakuasi dilakukan cukup rumit karena posisi korban berada di atap ruko. Tim Basarnas Balikpapan bersama kepolisian, BPBD, dan PLN dikerahkan untuk membantu.

“Evakuasi dilakukan dengan teknik high angle rescue menggunakan lori. Karena ada instalasi listrik di sekitar lokasi, kami juga melibatkan PLN untuk memutus aliran listrik sementara demi keamanan,” terang Dwi Adi Wibowo, Danru Basarnas Balikpapan.

Jenazah akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan mengidentifikasi korban. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *