GARVI.ID, BALIKPAPAN – Belum reda duka akibat insiden KM Dharma Kartika IX yang menewaskan tiga penumpang, tragedi kembali terjadi di Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Seorang anak buah kapal (ABK) KM Madani Nusantara berinisial DN meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja saat proses pemuatan alat berat di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Rabu malam (28/1/2025).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00–22.30 Wita, ketika kapal tengah bersiap berangkat menuju Parepare. Saat kejadian, kru kapal sedang menaikkan alat berat jenis ekskavator ke atas dek.
Kalasi I KM Madani Nusantara, Syukur, menjelaskan korban bertugas mengatur tali pengaman alat berat agar tidak merusak lantai kapal. Korban berada di sisi ekskavator sambil mendapat arahan dari mualim satu.
“Posisi korban mengatur tali supaya lantai kapal tidak lecet. Saat alat berat berbelok, korban berada di sisi yang berdekatan dengan dinding kapal. Diduga karena blind spot, korban terjepit,” kata Syukur saat diwawancarai, Kamis (29/1/2025).
Syukur menegaskan korban tidak terlindas alat berat, melainkan terjepit sesaat antara badan ekskavator dan dinding kapal. Meski hanya sebentar, benturan tersebut mengenai bagian vital korban. “Bukan kelindas. Korban terjepit sebentar, tapi kena bagian kepala. Itu yang fatal,” ujarnya.
Korban diketahui merupakan ABK dengan masa kerja sekitar 10 bulan di kapal tersebut. DN lahir pada 2004 dan bertugas sebagai kru dek.
Setelah kejadian, korban segera dievakuasi oleh kru kapal sekitar 20 menit kemudian. Namun nyawanya tidak tertolong akibat luka parah di bagian kepala.
Saat insiden terjadi, KM Madani Nusantara tengah melakukan pemuatan awal. Dari rencana dua unit ekskavator, baru satu alat berat yang dinaikkan ke kapal. Kapal dijadwalkan bertolak dari Balikpapan menuju Parepare paling lambat pukul 00.00 Wita. (*)
