GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus merancang pengembangan infrastruktur pendidikan, salah satunya dengan rencana pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) di kawasan Islamic Center.
Proyek tersebut ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2027, seiring dengan upaya pemerintah memperluas akses pendidikan di wilayah yang terus berkembang.
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan bahwa saat ini dokumen perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan sekolah tersebut telah selesai disusun.
“Islamic itu perencanaan kami di 2027. DED-nya sudah selesai sekarang, tinggal mudah-mudahan anggarannya tersedia, kita akan bangun satu SMP di sana,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, kawasan Islamic Center nantinya tidak hanya menjadi lokasi satuan pendidikan tingkat SMP, tetapi juga akan dikembangkan sebagai kawasan pendidikan terpadu.
Dalam konsep tersebut, pemerintah kota akan membangun SMP, sementara pembangunan sekolah menengah atas (SMA) direncanakan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Terpadu, karena SMA juga rencananya dibangun di sana oleh provinsi, SMP-nya kita bangun,” jelas Irfan.
Pengembangan kawasan pendidikan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih terintegrasi, mulai dari jenjang menengah pertama hingga menengah atas dalam satu kawasan.
Selain itu, keberadaan sekolah baru di kawasan Islamic Center juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan siswa di sekolah-sekolah yang sudah ada, sekaligus mendekatkan akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Irfan menegaskan bahwa realisasi pembangunan sangat bergantung pada ketersediaan anggaran pada tahun 2027 mendatang.
Meski demikian, pihaknya optimistis proyek tersebut dapat terealisasi sesuai rencana, mengingat seluruh dokumen perencanaan telah disiapkan sejak dini.
“Kami berharap anggarannya tersedia, sehingga pembangunan bisa segera dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah Pemerintah Kota Balikpapan dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan di seluruh wilayah kota. (Adv/Diskominfo/Bpp)









