GARVI.ID, BALIKPAPAN – Camat Balikpapan Tengah, Agung Budi Wibowo, menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program-program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan hingga ke tingkat kelurahan. Komitmen itu ia sampaikan pada Selasa (15/4/2025), saat menyampaikan perkembangan pelayanan publik di wilayahnya.
Agung menyebutkan, saat ini pihaknya sedang fokus menyosialisasikan program “Balikpapan Terang” serta mendampingi warga dalam proses pendaftaran BPJS Kesehatan gratis, terutama untuk peserta kelas 3 dari kalangan kurang mampu.
“Program seperti ini langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Kami ingin semua warga mendapatkan informasi dan akses pelayanan yang merata,” ujarnya.
Di bidang pendidikan, Agung menyambut baik pembangunan SMP Negeri 27 yang baru saja selesai dan mulai beroperasi di Balikpapan Tengah. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut sangat membantu lulusan SD agar tidak perlu menempuh jarak jauh ke luar wilayah hanya untuk bersekolah.
“Alhamdulillah SMPN 27 sudah berdiri. Ini kabar baik bagi orang tua dan siswa, terutama yang tinggal di sekitar wilayah tengah,” ucapnya.
Namun, Agung juga menyoroti masih minimnya jumlah sekolah menengah negeri di Balikpapan Tengah. Saat ini hanya terdapat tiga SMP Negeri, yakni SMPN 1, SMPN 22, dan SMPN 27. Hal ini dinilai belum mencukupi, terutama untuk kawasan padat seperti Kelurahan Karang Jati dan Karang Rejo.
“RT di dua kelurahan itu cukup banyak, jumlah penduduknya tinggi. Akibatnya, SMPN 22 jadi menanggung beban siswa yang cukup besar,” jelasnya.
Ia berharap Pemerintah Kota Balikpapan bisa memasukkan pembangunan unit sekolah baru ke dalam rencana pembangunan jangka menengah dan panjang.
“Kita ingin pendidikan yang setara untuk semua. Jangan sampai ada warga yang kesulitan menyekolahkan anaknya hanya karena tidak ada sekolah negeri di dekat rumah,” tegas Agung.
Pemerataan fasilitas pendidikan, kata dia, menjadi bagian penting dari pelayanan publik yang adil dan berkelanjutan. (Adv/Diskominfo/BPP)
