GARVI.ID, BALIKPAPAN — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan menambah sebanyak 167 kamera pengawas berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dipasang di sejumlah titik strategis kota sebagai upaya memperkuat pengawasan lalu lintas dan mendukung penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Penambahan kamera tersebut merupakan bagian dari program pengembangan Balikpapan Connectivity atau BI-Connect yang terintegrasi dengan command center Dishub Kota Balikpapan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman mengatakan, pemasangan dilakukan secara bertahap sejak APBD Perubahan 2025 dan dilanjutkan pengembangannya pada 2026.
“Setidaknya ada 167 kamera baru yang sudah kami pasang secara bertahap tahun ini,” ujar Fadli, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, pemasangan kamera diprioritaskan di kawasan perbatasan seperti Manggar dan Balikpapan Utara, serta wilayah padat aktivitas di Balikpapan Kota dan Balikpapan Selatan. Meski demikian, seluruh kecamatan tetap mendapatkan fasilitas pengawasan serupa.
Ia menjelaskan, teknologi AI pada kamera tersebut memiliki kemampuan lebih canggih dibanding CCTV konvensional. Sistem dapat membaca pelat nomor kendaraan, mendeteksi pelanggaran lalu lintas, hingga memantau kecepatan kendaraan secara otomatis.
“Kalau sistem AI ini sudah bisa membaca pelat nomor kendaraan, pelanggaran lalu lintas, sampai kecepatan kendaraan yang tidak sesuai aturan,” katanya.
Selain mendukung pengaturan rekayasa lalu lintas, kamera tersebut juga digunakan untuk membantu aparat kepolisian dalam pengungkapan tindak kriminal.
Fadli mencontohkan, sistem BI-Connect sebelumnya turut membantu pengungkapan kasus pembunuhan di kawasan Kantor Pos Balikpapan dalam waktu dua hari.
Dishub Balikpapan juga telah menyelesaikan proses transfer aplikasi secara menyeluruh dan menargetkan sistem ETLE mulai diterapkan penuh pada Juni 2026.
“Kalau aplikasinya sudah siap secara utuh, nanti kepolisian akan melakukan mirroring data untuk penerapan ETLE bersama Dirlantas Polda dan Satlantas Polresta Balikpapan,” jelasnya.
Ia berharap pengembangan sistem pengawasan digital tersebut mampu meningkatkan ketertiban lalu lintas sekaligus memperkuat rasa aman masyarakat di Kota Balikpapan. (Adv/Diskominfo/Bpp)
