GARVI.ID, PPU – Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rozihan Azward, menekankan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) nelayan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas. Melalui program sosialisasi dan pelatihan, Diskan PPU berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan serta pengetahuan para nelayan di wilayah tersebut.
“Selama ini, kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk penyediaan alat tangkap dan pengembangan SDM nelayan,” kata Rozihan pada Selasa (1/10/2024).
Rozihan juga menyoroti potensi perikanan tangkap di Kabupaten PPU yang sangat besar. Ia yakin, dengan pengelolaan yang tepat, potensi ini mampu membawa kesejahteraan bagi para nelayan dan masyarakat setempat.
“Sumber daya perikanan di sini sangat melimpah. Jika dikelola secara optimal, dampaknya akan sangat menguntungkan,” ujarnya.
Keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut membuka peluang pasar yang lebih luas bagi nelayan PPU. Rozihan menegaskan, Diskan PPU memiliki target peningkatan produksi ikan tangkap setiap tahun, sejalan dengan arahan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).
“Target kami sederhana namun jelas, yaitu meningkatkan produksi ikan tangkap setidaknya 20 persen dari tahun sebelumnya,” ucapnya.
Pada tahun 2023, produksi ikan tangkap di PPU tercatat lebih dari enam ribu ton. Tahun ini, Diskan PPU menargetkan peningkatan sebesar 20 persen, yang didukung oleh alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Alokasi anggaran yang kami sediakan cukup besar, terutama untuk pengadaan sarana dan prasarana penunjang,” jelasnya.
Selain meningkatkan sektor perikanan tangkap, Rozihan juga menuturkan bahwa Diskan PPU akan mendorong pengembangan produksi di bidang budidaya, baik di air payau maupun air tawar.
“Jika target perikanan tangkap realistis, kami juga mendorong peningkatan produksi dari sektor budidaya ikan,” pungkasnya. (Adv/PPU)
