Disporapar Gelar Rapat Koordinasi Tenant Balikpapan Fest 2025, Pastikan Kesiapan UMKM Terkurasi

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Persiapan menuju gelaran Balikpapan Fest 2025 semakin dimatangkan. Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan menggelar rapat koordinasi bersama para pelaku UMKM terkurasi yang akan berpartisipasi dalam event besar tersebut. Rapat berlangsung pada Selasa (28/10/2025) pukul 16.00 WITA di Aula Disporapar Balikpapan.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma. Dalam kesempatan tersebut, Ratih menegaskan pentingnya kesiapan seluruh tenant untuk memastikan penyelenggaraan Balikpapan Fest berjalan optimal, tertib, dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat. Balikpapan Fest rencananya digelar pada 6–9 November 2025 di BSCC Dome Balikpapan dan akan menjadi salah satu agenda besar yang menggabungkan unsur pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif lokal.

“Balikpapan Fest bukan sekadar event pameran, tetapi ruang kolaborasi untuk menunjukkan potensi terbaik kota ini. Karena itu setiap tenant harus siap, baik dari sisi produk, layanan, maupun koordinasi teknis di lapangan,” ujar Ratih dalam arahannya.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM untuk naik kelas dan memperluas jaringan pasar. Pemerintah daerah, kata Ratih, berkomitmen terus mendukung penguatan ekosistem ekonomi kreatif agar mampu menciptakan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

“Ini adalah kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkuat bisnis, memperluas jejaring, dan tampil di hadapan masyarakat lebih luas. Kami ingin seluruh peserta dapat memanfaatkan platform ini dengan maksimal,” tambahnya.

Selain membahas kesiapan teknis, rapat ini juga menjadi forum diskusi bersama untuk menyatukan visi dalam menyukseskan Balikpapan Fest. Para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan masukan, kebutuhan teknis, serta strategi agar pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan profesional.

Balikpapan Fest diharapkan menjadi wadah promosi yang efektif sekaligus mendorong kolaborasi antara UMKM, pelaku industri pariwisata, dan sektor ekonomi kreatif. Dengan dukungan kolaboratif dari seluruh pihak, agenda ini diyakini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota kreatif dan destinasi ekonomi berbasis komunitas. (Adv/Disporapar/Bpp)