GARVI.ID, PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pertanian (Distan) menyediakan sekitar 20 ribu bibit pohon buah untuk seluruh kelurahan dan desa di PPU. Langkah ini merupakan dukungan terhadap program Gerakan Gemar Menanam dan Tanam Tanaman Produktif yang digagas oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin, yang juga sejalan dengan program Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik. Program tersebut diluncurkan pada Senin (11/11) bersamaan dengan peresmian bengkel konversi motor listrik pertama di Kaltim.
Kepala DLH PPU, Safwana, menjelaskan bahwa bibit yang disediakan merupakan tanaman buah-buahan yang dapat memberikan hasil ekonomis, seperti mangga, jambu, dan kelengkeng. “Bibit ini akan dibagikan kepada warga untuk ditanam di pekarangan rumah, yang nantinya bisa memberikan manfaat ekonomi,” ujar Safwana, saat ditemui usai rapat evaluasi serapan anggaran pembangunan infrastruktur di Aula Kantor Bupati PPU, Rabu (13/11).
Dinas Pertanian, kata Safwana, sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan desa untuk menentukan jenis bibit yang dibutuhkan. “Kami juga akan melibatkan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) untuk mendistribusikan bibit ke sekolah-sekolah,” tambahnya.
Sebanyak 20 ribu bibit pohon buah akan dibagikan sesuai dengan permintaan dari 54 kelurahan dan desa yang ada di PPU. “Kami akan memastikan setiap permintaan bibit sesuai dengan usulan dari masing-masing kelurahan dan desa, dengan mayoritas jenis bibit yang diajukan berupa pohon buah-buahan,” jelasnya.
Safwana berharap program ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menanam pohon di lingkungan sekitar, serta mengedukasi generasi muda tentang manfaat menanam. “Kami akan memantau perkembangan tanaman yang sudah ditanam, terutama di sekolah-sekolah, dan mendorong warga untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah mereka untuk ditanami pohon produktif,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, Pemkab PPU tidak hanya mendukung ketahanan pangan lokal tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penghijauan dan keberlanjutan lingkungan. (Adv/PPU)









