GARVI.ID, BALIKPAPAN– Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, memberikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan Pemilu 2024 di kota ini. Dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Hotel Grand Senyiur pada Senin (24/2/2025), Yono mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan semua instansi terkait yang telah berperan aktif dalam memastikan kelancaran dan keamanan proses pemilu.
“Atas nama DPRD Kota Balikpapan, saya mengucapkan selamat kepada Rahmad Mas’ud dan Bagu Susetyo yang telah dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan. Saya juga ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkerja keras memastikan pemilu kali ini berjalan dengan aman dan damai,” ujar Yono dalam sambutannya.
Yono juga memberikan perhatian khusus terhadap partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024. Menurutnya, tingkat partisipasi yang tinggi menunjukkan peningkatan kesadaran politik warga Balikpapan. Bahkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur mencatat bahwa Balikpapan termasuk kota dengan partisipasi pemilih yang baik dan penyelenggaraan yang minim konflik. “Hal ini tentu patut diapresiasi, karena partisipasi masyarakat merupakan cermin kedewasaan politik kita bersama,” ungkap Yono.
Namun demikian, Yono juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu kali ini untuk memastikan bahwa pemilu mendatang dapat lebih optimal. Ia berharap sinergi antara pemerintah kota, penyelenggara pemilu, dan masyarakat dapat diperkuat. Yono menargetkan agar pada pemilu berikutnya, tingkat partisipasi masyarakat dapat mencapai angka 80 persen.
“Evaluasi ini sangat penting agar kita bisa belajar dari pengalaman kali ini. Semoga pemilu yang akan datang lebih sukses dan demokrasi kita semakin matang. Peningkatan partisipasi pemilih akan menjadi salah satu fokus kita, karena hal itu menunjukkan bahwa masyarakat semakin peduli dengan proses demokrasi,” tuturnya.
Selain Yono, acara FGD ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan KPU, Bawaslu, serta tokoh masyarakat dan akademisi yang turut memberikan masukan terkait evaluasi pelaksanaan Pemilu 2024. Diskusi tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan bagi penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa depan, dengan meningkatkan kualitas demokrasi dan partisipasi publik. (Adv/DPRD/BPP)
