GARVI.ID, BALIKPAPAN — DPRD Kota Balikpapan menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sejak Kamis (6/11/2025) kemarin. Kunjungan ini diikuti anggota Fraksi PKS DPRD Agam untuk mempelajari strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dijalankan Pemerintah Kota Balikpapan.
Rombongan disambut dan didampingi langsung oleh Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Japar Sidik, selaku tuan rumah selama kegiatan berlangsung.
“Hari pertama mereka berkunjung ke Dinas Koperasi dan UMKM Kota Balikpapan untuk mempelajari bagaimana pola pembinaan, dukungan permodalan, dan peran pemerintah kota dalam mendorong pelaku UMKM,” ujar Japar Sidik, Jumat (7/11/2025).
Menurut Japar, DPRD Agam menilai Balikpapan memiliki sistem pembinaan UMKM yang baik dan bisa dijadikan contoh bagi daerah lain. Pasalnya, Kabupaten Agam masih bergantung pada sektor pertanian dan memiliki potensi ekonomi yang perlu dikembangkan melalui UMKM.
“Mereka menyampaikan bahwa PAD Agam baru sekitar Rp200 miliar, sementara APBD-nya kurang dari Rp1,2 triliun. Karena itu, mereka ingin belajar bagaimana Balikpapan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat lewat sektor UMKM,” katanya.
Selain membahas permodalan dan pelatihan, rombongan juga menanyakan peran pemerintah kota dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung, termasuk kemitraan dengan pelaku usaha besar.
Japar menilai kunjungan semacam ini menjadi ajang penting bagi kedua daerah untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat hubungan kelembagaan antar-DPRD.
“Kita tentu menyambut baik kunjungan seperti ini. Selain berbagi praktik baik, ini juga membuka peluang kerja sama lintas daerah di bidang ekonomi lokal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Balikpapan terus berupaya memperkuat sektor UMKM sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Dengan sinergi dan inovasi, sektor ini diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD). (Adv/DPRD/Bpp)













