GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah kota, terutama di kawasan Balikpapan Timur yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses pendidikan. Salah satu rencana yang telah disusun adalah pembangunan Sekolah Dasar (SD) di Balikpapan Timur, yang akan dimulai pada 2025 mendatang.
Langkah ini merupakan bagian dari program pemerataan akses pendidikan yang bertujuan agar semua anak di Balikpapan memiliki kesempatan untuk bersekolah di tempat yang mudah dijangkau. Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menyatakan bahwa pembangunan SD di Balikpapan Timur ini merupakan tindak lanjut dari rencana yang telah disiapkan sebelumnya.
“Pada tahun 2025, akan dimulai pembangunan Sekolah Dasar di Kecamatan Balikpapan Timur,” ungkap Gasali, Kamis (7/11/2024). Menurutnya, lahan yang akan digunakan untuk sekolah ini merupakan tanah hibah dari perumahan subsidi yang ada di wilayah tersebut.
“Fasilitas sekolah ini akan memanfaatkan lahan fasum dan fasos (fasilitas umum dan sosial) yang sudah tersedia di kawasan perumahan tersebut,” tambah Gasali. Fasum fasos merupakan area yang disediakan bagi kepentingan publik, termasuk fasilitas pendidikan yang sangat dibutuhkan di kawasan ini.
Masyarakat Balikpapan Timur merasakan pentingnya penambahan fasilitas pendidikan ini. Sebelumnya, wilayah ini hanya memiliki sedikit sekolah yang tersebar di lokasi yang jauh dari jangkauan banyak warga, sehingga anak-anak harus menempuh perjalanan jauh untuk bersekolah. Dengan adanya SD baru ini, diharapkan anak-anak di Balikpapan Timur dapat memperoleh pendidikan berkualitas di lokasi yang lebih dekat.
Tidak hanya SD, upaya pemerataan fasilitas pendidikan juga telah dilakukan dengan pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 27 di Kelurahan Manggar Baru. Pembangunan SMP ini menjadi prioritas dalam menyediakan akses pendidikan tingkat menengah yang lebih baik di kawasan tersebut.
“Kami berharap SMPN 27 ini dapat rampung sesuai jadwal, sehingga bisa digunakan untuk penerimaan siswa baru tahun 2025,” ujar Gasali. Proyek SMPN 27 saat ini ditargetkan selesai pada Desember 2024, sehingga pada tahun ajaran baru, sekolah ini sudah siap menerima siswa baru.
Pemerintah Kota Balikpapan menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan melalui pembangunan SD dan SMP di Balikpapan Timur. Program ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pendidikan di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan fasilitas pendidikan. (Adv/DPRD/BPP)











