Farmasi Sumber Rejo Kenalkan Telefarmasi, Dorong Akses Informasi Obat Lebih Mudah bagi Masyarakat

GARVI.ID, BALIKPAPAN- Dalam setahun terakhir, Instalasi Farmasi Puskesmas Sumber Rejo menghadapi tantangan besar dalam menjaga ketersediaan obat. Pola penyakit yang berubah dan keterbatasan anggaran menyebabkan beberapa obat habis lebih cepat dari perkiraan. Apoteker Firdayanti Maulida mengatakan bahwa kondisi ini menuntut farmasi memiliki cadangan stok lebih besar dan perencanaan yang lebih cermat.

Namun di balik tantangan tersebut, farmasi terus melakukan inovasi. Salah satu terobosan yang mulai diterapkan adalah telefarmasi, yaitu layanan konsultasi obat jarak jauh. Melalui sistem ini, pasien dapat bertanya mengenai efek samping, dosis, atau masalah penggunaan obat tanpa harus datang langsung ke puskesmas. “Banyak pasien yang butuh penjelasan tambahan. Telefarmasi membantu kami menjawab kebutuhan itu dengan cepat dan efisien,” jelas Firdayanti, Jumat (21/11/2025). 

Ke depan, puskesmas merencanakan inovasi berupa penambahan barcode informasi obat pada etiket. Barcode ini dapat dipindai pasien untuk melihat informasi lengkap mengenai obat di rumah. Langkah ini diharapkan membuat edukasi lebih mudah dipahami dan mengurangi salah penggunaan obat.

Farmasi juga berperan besar dalam kolaborasi lintas program, termasuk TB, KIA, imunisasi, dan gizi. Farmasi memastikan vaksin tersimpan aman, menyediakan obat untuk penyakit menular seperti HIV, hepatitis, dan malaria, serta mendampingi tenaga kesehatan lain dalam edukasi. (Adv/Puskesmas/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *