Jalan Syarifuddin Yoes Rusak, DPU Balikpapan Percepat Koordinasi Penanganan

GARVI.ID, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus menunjukkan komitmennya dalam merespons cepat keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan. Salah satunya pada ruas Jalan Syarifuddin Yoes, tepatnya di sekitar persimpangan menuju Jalan MT Haryono Dalam, kawasan BJBJ hingga Sepinggan, yang dilaporkan mengalami penurunan badan jalan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Terlebih, lokasi jalan yang mengalami penurunan berada di area turunan dengan tingkat lalu lintas yang cukup padat setiap harinya.

Kepala DPU Kota Balikpapan, Rita, menjelaskan bahwa ruas Jalan Syarifuddin Yoes merupakan jalan nasional yang berada di bawah kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur. Meski demikian, pihaknya tetap aktif melakukan koordinasi agar penanganan dapat segera dilakukan.

“Sudah kami sampaikan ke pihak BBPJN, karena ruas tersebut merupakan jalan nasional. Kami berharap bisa segera ditindaklanjuti, mengingat kondisi di lapangan cukup membahayakan dan lalu lintas di kawasan ini cukup tinggi,” ujarnya, Senin (6/4/2026). 

Rita menegaskan, Pemerintah Kota Balikpapan tidak tinggal diam meski kewenangan berada di pemerintah pusat. DPU terus menjalin komunikasi dan memantau perkembangan penanganan agar proses perbaikan dapat berjalan lebih cepat.

“Kami terus berkoordinasi dan memonitor kondisi di lapangan. Ini bentuk komitmen kami agar keluhan masyarakat bisa segera ditangani, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan,” katanya.

Selain itu, DPU juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. Pengguna jalan diimbau mengurangi kecepatan dan lebih waspada, terutama saat melintasi titik jalan yang mengalami penurunan.

Langkah koordinasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Balikpapan dalam menjaga kualitas infrastruktur serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Diharapkan, melalui sinergi dengan pihak terkait, perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas warga tidak terganggu dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir. (Adv/Diskominfo/Bpp)