Kader Posyandu Karang Jati Jemput Bola Layani Lansia Lewat Program Kunjungan Rumah

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Karang Jati melaksanakan program jemput bola dengan melakukan kunjungan langsung ke rumah para lansia yang tidak dapat menghadiri kegiatan posyandu. Program ini tidak hanya bertujuan memastikan seluruh lansia tetap mendapatkan pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga menjadi bagian penting dari pelatihan kader Posyandu untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan layanan langsung di lapangan, Selasa (11/11/2025). 

Dalam kegiatan ini, kader mendatangi satu per satu rumah lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, pengecekan kesehatan dasar, serta edukasi sederhana tentang pola hidup sehat. Kader juga mencatat keluhan yang disampaikan lansia atau keluarga untuk kemudian dilaporkan kepada petugas kesehatan Puskesmas Karang Jati.

Kepala UPTD Puskesmas Karang Jati – dr.Niken Dayu Anggraini MARS, menjelaskan bahwa pendekatan jemput bola ini sudah menjadi bagian dari komitmen kader untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dalam layanan kesehatan dasar.

“Kami tidak ingin ada lansia yang terabaikan hanya karena tidak mampu datang ke posyandu. Dengan kunjungan rumah ini, kami memastikan mereka tetap mendapatkan pemantauan kesehatan secara berkala,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan lapangan ini sekaligus menjadi praktik langsung dari pelatihan kader Posyandu yang sedang berlangsung. Para kader dibimbing untuk memahami kebutuhan lansia, cara memberi edukasi yang tepat, hingga bagaimana berkomunikasi dengan keluarga yang merawat.

“Kegiatan ini juga melatih kader agar lebih sigap, peka, dan mampu memberikan pendampingan kesehatan secara benar. Pelatihan tidak hanya teori, tapi juga langsung diterapkan ke warga,” tambahnya.

dr.Niken juga mengapresiasi upaya kader dalam menjangkau para lansia di wilayah tersebut. Program kunjungan rumah dinilai sangat membantu memperluas cakupan pelayanan, terutama di lingkungan yang warganya banyak didominasi kelompok usia lanjut.

“Kader adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di wilayah. Melalui pelatihan dan kegiatan jemput bola seperti ini, kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat secara signifikan,” kata Niken. 

Dengan pelaksanaan rutin dan dukungan masyarakat, Puskesmas berharap program ini bisa terus berjalan dan menjadi contoh bagi wilayah lain. Kegiatan kunjungan rumah diharapkan mampu menjaga kesehatan lansia sekaligus memperkuat kemampuan kader dalam memberikan layanan kesehatan primer yang humanis dan dekat dengan warga. (Adv/Puskesmas/Bpp)