GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong kemudahan layanan perizinan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program unggulan bernama SiJempol(Pelayanan Jemput Bola). Program ini diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan, sebagai upaya memperluas kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) di kalangan UMKM.
Kepala DPMPTSP Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi, menjelaskan bahwa melalui SiJempol, petugas dinas turun langsung ke masyarakat, khususnya komunitas atau kelompok UMKM, untuk memfasilitasi pembuatan NIB secara gratis dan tanpa perlu datang ke kantor.
“SiJempol itu pelayanan jemput bola. Kalau ada komunitas atau warga yang bisa mengumpulkan minimal 10 pelaku UMKM, kami siap turun langsung bantu buatkan NIB. Jadi masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor,” ujar Hasbullah, Selasa (5/8/2025).
Ia menambahkan, selama ini banyak pelaku UMKM yang masih kebingungan mengakses sistem perizinan daring seperti Online Single Submission (OSS). Melalui SiJempol, hambatan itu bisa diatasi dengan pendampingan langsung dari petugas dinas.
Program ini juga aktif mendatangi kegiatan yang diselenggarakan oleh instansi lain, seperti kelurahan, Dispora, maupun Dinas Koperasi dan UMKM, yang melibatkan pelaku usaha.
“Seperti bulan Juli kemarin, kami keliling ke sejumlah kelurahan. Kami minta Pak Lurah bantu kumpulkan pelaku UMKM. Kalau ada kegiatan dan mereka butuh buat NIB, kami pasti hadir,” jelasnya.
Menurut Hasbullah, respon masyarakat sejauh ini sangat positif. Mereka merasa terbantu karena tak lagi perlu datang dan antre ke kantor pelayanan.
“Selama ini antusias warga bagus. Mereka berterima kasih karena kami bisa bantu langsung di tempat. Tapi minimal 10 UMKM ya, kalau cuma satu-dua terlalu berat secara operasional,” tambahnya.
DPMPTSP memastikan program SiJempol akan terus berjalan sebagai bagian dari komitmen pemerintah kota dalam mendorong legalitas usaha dan mendukung pertumbuhan sektor UMKM. (Adv/Diskominfo/BPP)
