GARVI.ID, TENGGARONG – Sebuah panggung prestasi dan harapan telah tersaji di Taman Titik Nol Tenggarong pada Rabu malam, (5/6/2024). Acara Malam Unjuk Bakat Taruna Dara Kutai Kartanegara (Kukar) 2024 dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Sugiarto, di hadapan para finalis yang bersemangat, pejabat daerah, dan masyarakat yang antusias.
Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh Sugiarto, tetapi juga oleh Kepala Bidang Pemasaran Triyatma, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Zikri Umulda, serta para juri yang memiliki tugas penting untuk menilai para finalis. Masyarakat Tenggarong pun turut serta, menjadi saksi dari perhelatan yang menggabungkan talenta dan tradisi.
Dalam sambutannya, Sugiarto menyampaikan bahwa para finalis telah melewati serangkaian agenda dan pembekalan yang intensif sejak 31 Mei. “Rangkaian acara yang padat ini dirancang untuk memperkaya wawasan, pengetahuan, dan keterampilan para finalis,” ujar Sugiarto.
Ia menambahkan bahwa proses ini penting untuk membentuk Taruna Dara yang tidak hanya berparas cantik dan berpenampilan menarik, tetapi juga berwawasan luas dan mampu menjadi duta kebudayaan yang memahami serta menjelaskan adat istiadat dan seni budaya Kukar.
Malam Unjuk Bakat ini merupakan bagian integral dari rangkaian pemilihan Taruna Dara Kukar 2024, di mana para finalis diberi kesempatan untuk menampilkan bakat dan seni yang mereka miliki. “Malam ini, mereka akan mempersembahkan kemampuan terbaik mereka di depan para juri dan hadirin,” kata Sugiarto.
Lebih dari sekadar kompetisi, Sugiarto berharap bahwa penampilan para finalis akan menjadi langkah awal dalam pengembangan dan pelestarian seni budaya daerah. “Semoga kegiatan ini dapat menjadi tradisi yang berkelanjutan dan terus berkembang, sebagai wujud kecintaan kita terhadap seni dan budaya daerah,” tutup Sugiarto.
Dengan semangat yang tinggi dan harapan yang besar, Malam Unjuk Bakat Taruna Dara Kukar 2024 telah menetapkan standar baru dalam mempromosikan kebudayaan lokal. Para finalis, dengan bakat dan dedikasi mereka, siap untuk menjadi duta yang akan membawa nama baik Kukar ke kancah yang lebih luas. Mereka adalah simbol dari generasi muda yang tidak hanya mempertahankan warisan leluhur, tetapi juga berkontribusi dalam mengembangkan dan memodernisasi kebudayaan di era yang terus berubah. (adv)
