Merespon Euforia Perhitungan Internal Hasil Pemilu, KPU Minta Masyarakat Tunggu Hasil Resmi

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Proses perhitungan suara hasil Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 hingga saat ini masih terus bergulir. Saat ini proses penghitungan berjalan ditingkat kecamatan yang dilaksanakan melaluo sidang pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Ditengah proses penghitungan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan, Noor Thoha meminta seluruh masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari penyelenggara Pemilu serta tetap tenang dan menahan diri dengan tidak bereuforia berlebihan dan melakukan klaim sepihak.

“Klaim sementara diabaikan untuk menghindari kegaduhan politik di Balikpapan. Tunggu saja hasil perhitungan KPU,” kata Noor Thoha, Selasa (20/2).

Dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) penentuan perolehan suara baik caleg (Calon Legislatif) ataupun partai politik (Parpol) berdasarkan hasil perhitungan resmi melalui rapat pleno KPU secara berjenjang. Pun begitu dengan Pilpres.Khusus untuk Pileg, dia tidak menampik, perhitungan suara untuk memperoleh kursi legislatif bisa dilakukan dengan mudah karena proses perhitungan perolehan suara dilakukan secara terbuka.

“Semua orang bisa menghitung sepanjang ada datanya. Tapi itu sifatnya internal mereka, silahkan saja tapi tidak untuk dipublikasikan kepada publik. Yang resmi nanti dari KPU. Jadi sabar dulu, masyarakat Kota Balikpapan diharap tenang,” ujarnya.

Selain itu, Noor Thoha juga merespons isu adanya arahan KPU RI untuk membekukan jalannya sidang pleno Pemilu 2024 di tingkat PPK untuk beberapa daerah di Indonesia. “Balikpapan masih menunggu surat resmi,” ungkap Noor Thoha.

Sementara di Balikpapan, hingga saat ini terpantau sidang pleno tingkat kecamatan masih berjalan. Balikpapan Barat misalnya, yang dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Mini Kelurahan Baru Ulu.

Terpantau para petugas PPK dan para saksi-saksi partai masih bekerja. Serta masih dalam pengamanan para personel kepolisian.

Lurah Baru Ulu, Abas mengatakan belum mendapat informasi terkait adanya rencana pembekuan sementara proses sidang pleno tingkat kecamatan.

“Belum ada informasi mengenai hal itu,” kata Abas, didampingi Lurah Baru Ilir M Yuniansyah, saat meninjau jalannya sidang pleno PPK Balikpapan Barat.

Dijelaskannya, kegiatan itu sudah berjalan selama empat hari, dimulai sejak Sabtu (16/2/2024). Pihaknya terus mengawal jalannya sidang pleno bersama seluruh instansi terkait.

“Alhamdulillah sementara ini berjalan lancar. Saat kemarin ada insiden lampu padam juga aman saja. Bahkan personel dari Polresta Balikpapan maupun dari Polsek Balikpapan Barat bergantian ikut mengamankan 1×24 jam,” ucapnya.

Ia berharap, proses sidang pleno yang direncanakan berlangsung selama 12 hari dapat berjalan lancar dan kondusif. (*)