GARVI.ID, BALIKPAPAN – Satlantas Polresta Balikpapan menertibkan kendaraan yang parkir di badan jalan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Balikpapan Super Block (BSB), Senin (26/10/2026). Dalam penertiban tersebut, polisi menempelkan 15 stiker pelanggaran dan menindak lima sepeda motor menggunakan perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Handheld.
Penertiban berlangsung mulai pukul 15.00 WITA sebagai bagian dari hari pertama Operasi Patuh Mahakam 2026. Kegiatan ini juga melibatkan empat personel Dinas Perhubungan Kota Balikpapan.
Petugas menyasar kendaraan yang parkir tidak sesuai ketentuan karena berpotensi menghambat arus lalu lintas dan mengganggu pengguna jalan lainnya. Selain penindakan, polisi memberikan teguran kepada sembilan orang untuk meningkatkan kesadaran terhadap aturan parkir.
Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol M.D. Djauhari mengatakan, Operasi Patuh Mahakam 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat.
“Melalui Operasi Patuh Mahakam 2026, kami mengajak masyarakat untuk lebih tertib dan disiplin dalam berlalu lintas, termasuk dengan memarkirkan kendaraan di tempat yang telah disediakan. Parkir sembarangan, khususnya di badan jalan, dapat menghambat arus lalu lintas dan mengganggu keselamatan pengguna jalan lainnya,” kata Djauhari melalui keterangan tertulisnya, Selasa (27/10/2026).
Menurut Djauhari, kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan menjadi bagian penting dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Karena itu, masyarakat diimbau tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir yang tidak semestinya.
Penertiban tersebut dilaksanakan oleh personel Satlantas Polresta Balikpapan yang dipimpin Djauhari, bersama personel Unit Penegakan Hukum (Gakkum), Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali), serta petugas Dinas Perhubungan.
Melalui operasi ini, kepolisian berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat. Ketertiban parkir diharapkan tidak hanya terjaga selama operasi berlangsung, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari. (/*)
