GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pelindo Group Balikpapan menggelar simulasi penanggulangan kebakaran dan penanganan keadaan darurat di Pelabuhan Semayang, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memastikan kesiapan personel, sistem, dan fasilitas pelabuhan dalam menghadapi berbagai potensi insiden.
Latihan tersebut merupakan implementasi komitmen Pelindo dalam memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sekaligus memastikan seluruh prosedur keselamatan dan keamanan di kawasan pelabuhan berjalan sesuai standar.
Simulasi melibatkan sejumlah entitas di lingkungan Pelindo, yakni Pelindo Regional 4 Balikpapan, Pelindo Jasa Maritim (PJM), Pelindo Multi Terminal (PMT), Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), serta Pelindo Marine Service (PMS). Kegiatan juga diikuti Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KP3), Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) di bawah Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan, hingga kru kapal yang sedang bersandar di Pelabuhan Semayang.
General Manager PT Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid, mengatakan simulasi dirancang tidak hanya untuk mengantisipasi kebakaran, tetapi juga menguji kemampuan personel dalam merespons berbagai kondisi darurat maupun potensi gangguan keamanan di area pelabuhan.
“Melalui latihan ini kami ingin memastikan setiap personel memahami peran dan prosedur yang harus dijalankan ketika terjadi keadaan darurat, sehingga penanganan dapat berlangsung cepat, efektif, dan terkoordinasi,” ujarnya.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Cabang Balikpapan, H. Wahyudin, turut menegaskan pentingnya kesiapan seluruh unsur yang terlibat agar sistem tanggap darurat di pelabuhan dapat berjalan optimal.
Selain meningkatkan kesiapsiagaan personel, Pelindo juga terus memastikan seluruh peralatan pendukung keselamatan, termasuk Alat Pemadam Api Ringan (APAR), berada dalam kondisi siap digunakan melalui pemeliharaan secara berkala.
Pada aspek keamanan, Pelabuhan Semayang telah mengoperasikan mesin X-Ray di terminal penumpang selama sekitar satu setengah tahun terakhir. Perangkat tersebut dinilai efektif meningkatkan pengawasan terhadap barang bawaan penumpang.
Untuk memperkuat sistem pemeriksaan, Pelindo berencana menambah satu unit mesin X-Ray pada tahun depan. Peralatan tersebut akan ditempatkan di area kedatangan guna mengoptimalkan pengawasan dan mencegah masuknya barang-barang terlarang melalui jalur laut.
Di sisi pelayanan, Pelindo juga terus melakukan pembenahan terminal penumpang dengan mengedepankan layanan yang lebih humanis, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.
Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Berdasarkan penilaian internal kualitas pelayanan terminal penumpang di lingkungan Pelindo, Pelabuhan Semayang Balikpapan berhasil masuk dalam jajaran terminal dengan nilai pelayanan terbaik. (/*)













