GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat dukungan terhadap dunia usaha melalui kolaborasi, inovasi, dan peningkatan pelayanan perizinan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus mendorong pelaku usaha lokal semakin berkembang.
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud mengatakan, pemerintah memiliki komitmen untuk membangun hubungan yang lebih kuat dengan dunia usaha, termasuk melalui sinergi bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan.
Menurutnya, kemudahan dalam mengurus perizinan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kepastian bagi pelaku usaha.
“Pemerintah kota berkomitmen mendukung program dunia usaha dan Kadin melalui inovasi, kolaborasi, serta kemudahan perizinan. Harapannya, pelaku usaha bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Rahmad, Senin (10/8/2026).
Rahmad menilai, semakin baik pelayanan pemerintah, semakin besar pula peluang dunia usaha untuk berkembang. Karena itu, ia meminta jajaran pemerintah daerah terus melakukan pembenahan, terutama dalam memberikan pelayanan yang cepat dan jelas kepada masyarakat maupun pelaku usaha.
Ia tidak menampik masih terdapat keluhan mengenai proses perizinan yang membutuhkan waktu. Namun, menurutnya, tidak seluruh proses perizinan berada dalam kewenangan pemerintah daerah karena sejumlah aturan memiliki keterkaitan dengan regulasi pemerintah pusat.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi perangkat daerah untuk memberikan pelayanan yang pasif.
Rahmad meminta kepala dinas dan jajaran terkait lebih proaktif membantu pelaku usaha yang sedang mengurus perizinan. Apabila terdapat persyaratan yang belum terpenuhi, informasi tersebut harus segera disampaikan kepada pemohon.
“Kalau ada kekurangan berkas, sampaikan kepada pengusaha. Jangan sampai pengusaha menunggu tanpa kejelasan. Kita harus proaktif dalam memberikan pelayanan,” tegasnya.
Selain mendorong perbaikan pelayanan, Rahmad juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk menyampaikan laporan apabila menemukan kendala dalam proses perizinan yang dinilai tidak semestinya.
Menurutnya, komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha perlu terus diperkuat. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan yang muncul dalam proses pelayanan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
Pemkot Balikpapan berharap sinergi dengan dunia usaha tidak hanya mempermudah aktivitas investasi, tetapi juga memberikan ruang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh. Kolaborasi tersebut diharapkan turut memperkuat perekonomian daerah dan menjadikan pelaku usaha lokal sebagai bagian penting dalam pembangunan Kota Balikpapan. (Adv/Diskominfo/BPP)
