GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan. Salah satu langkah terbaru yang akan diterapkan adalah penyediaan mesin cetak E-KTP di setiap kecamatan. Dengan adanya fasilitas ini, warga tidak perlu lagi datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mencetak E-KTP mereka. Inovasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan dan mempermudah akses bagi masyarakat.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Balikpapan, Simon Sulean, mengungkapkan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi administrasi kependudukan. Menurutnya, kebijakan ini akan sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang kesulitan datang ke Disdukcapil.
“Warga cukup membawa kartu keluarga untuk mengajukan permohonan KTP pemula, cetak ulang karena rusak atau hilang, serta perubahan data. Ini akan sangat mempermudah masyarakat,” ujarnya, Kamis (30/1/2025).
Sebagai tahap awal, mesin cetak E-KTP akan ditempatkan di tiga kecamatan, yaitu Balikpapan Selatan, Balikpapan Utara, dan Balikpapan Barat. Jika program ini berjalan dengan lancar, Pemkot Balikpapan berencana memperluas penyediaan mesin cetak E-KTP ke seluruh kecamatan di Balikpapan. Dengan demikian, masyarakat di seluruh kota bisa merasakan manfaat langsung dari kebijakan ini.
Pemerintah Kota Balikpapan juga memastikan kesiapan teknis untuk mendukung operasional layanan ini. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) akan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan, serta melatih tenaga operator untuk menjalankan mesin cetak E-KTP dengan baik.
Sementara itu, Asisten I Tata Pemerintahan Kota Balikpapan, Zulkifli, menegaskan bahwa dengan adanya mesin cetak di kecamatan, antrean di kantor Disdukcapil dapat dikurangi. “Layanan ini akan lebih mudah diakses oleh masyarakat, dan mereka tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan E-KTP,” katanya.
Keberadaan mesin cetak E-KTP ini juga diyakini akan menjadikan Balikpapan sebagai kota dengan layanan administrasi kependudukan yang lebih modern, efisien, dan lebih mudah dijangkau oleh seluruh warganya. (Adv/DPRD/BPP)












