Pemuda Balikpapan Unjuk Gigi di Tingkat Nasional, “Patin Bandara” Jadi Andalan di Palembang

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Balikpapan kembali mencatat prestasi di panggung nasional lewat talenta muda berbakat. Siti Aisyah, pemudi asal Kota Minyak, berhasil meraih peringkat terbaik pertama pada seleksi tingkat Kalimantan Timur dan akan mewakili provinsi dalam Pekan Kreativesia Pemuda Nasional 2025 di Palembang, 12–15 Oktober 2025 mendatang.

Siti memikat dewan juri dengan inovasi kuliner berjudul “Patin Bandara”, racikan yang memadukan cita rasa lokal dan konsep visual modern. Karya tersebut dianggap mampu menggambarkan Balikpapan sebagai “beranda Nusantara” sekaligus gerbang budaya dan ekonomi Kalimantan.

Menu berbahan dasar ikan patin itu disebut bukan hanya lezat, tetapi juga memiliki narasi kuat tentang identitas daerah dan keberagaman kuliner.

Apresiasi Pemerintah Kota

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, memberi apresiasi tinggi atas capaian Siti. Ratih hadir bersama Kabid Pemuda Wahyu Donny Saputra dan chef pendamping Ino saat memberikan dukungan resmi.

“Prestasi ini bukti kreativitas anak muda Balikpapan mampu bersaing di tingkat nasional. Patin Bandara bukan hanya soal rasa, tapi keberanian mengangkat identitas kota dan budaya lokal,” ujar Ratih, Selasa (7/10/2025).

Ia menyebut keberhasilan Siti menjadi dorongan bagi pemuda Balikpapan untuk semakin percaya diri berkarya di bidang apa pun, mulai dari kuliner, seni, hingga kewirausahaan.

Menurutnya, pemerintah terus membuka ruang pengembangan bagi generasi muda melalui program pelatihan, pendampingan, dan kompetisi kreatif.

Harapan dari Sang Juara

Siti Aisyah menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan dan pembinaan yang diterimanya selama proses seleksi.

“Saya bangga bisa membawa nama Balikpapan. Semoga karya ini menginspirasi pemuda lain untuk berani mengeksplorasi potensi lokal dan tampil di kancah nasional,” kata Siti.

Dengan semangat inovasi yang semakin tumbuh, Balikpapan menegaskan posisinya bukan hanya sebagai kota industri dan pintu gerbang Kalimantan Timur, tetapi juga sebagai rumah bagi generasi muda kreatif dan berprestasi. (Adv/Disporapar/Bpp)