GARVI.ID, NUNUKAN – Prajurit dari Kodam VI/Mulawarman bergerak cepat mengevakuasi korban kecelakaan pesawat milik Pelita Air Servis jenis Air Tractor AT-802 bernomor registrasi PK-PAA yang jatuh di kawasan pegunungan Pa Remayo, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026).
Laporan awal diterima jajaran TNI sekitar pukul 12.20 WITA. Unsur terdekat dari Kodim 0911/Nunukan bersama Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Armed 4/Prh serta personel Koramil 0911-06/Krayan segera menuju lokasi dan menjadi tim pertama yang tiba di titik jatuh pesawat, meski harus melewati medan pegunungan terjal dengan akses terbatas.
Setibanya di lokasi, prajurit langsung mengamankan area sekaligus melakukan pencarian korban. Dari hasil penyisiran, satu orang pilot ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Personel Koramil 0911-06/Krayan yang terlibat dalam evakuasi di antaranya Danramil Lettu Inf Supardi, Serma Bambang, Serka Lodowik, Serka Supriyanto, Serka Tepi Wahyudi, Serda Andreas, Serda Natanel, dan Kopka Budi.
Kapendam VI/Mulawarman, Gatot Teguh Mulyono membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menyatakan bahwa pasukan terdekat segera dikerahkan begitu informasi diterima, meskipun kondisi medan cukup berat.
“Anggota di lapangan tetap berupaya maksimal melakukan evakuasi korban sekaligus pengamanan lokasi kejadian,” ujarnya.
Korban pilot telah dievakuasi menuju rumah sakit pratama setempat oleh unsur TNI bersama petugas terkait. Selanjutnya, Kodam VI/Mulawarman akan terus berkoordinasi dengan instansi berwenang untuk mendukung proses penyelidikan serta memastikan situasi keamanan di wilayah Krayan Timur tetap kondusif. (/*)
