GARVI.ID, PPU – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Mandau Adat Kalimantan Bersatu (LMAKB) Kabupaten PPU periode 2024-2029. Acara yang digelar di Graha Pemuda PPU pada Sabtu (24/8/2024) ini dipimpin oleh Panglima LMAKB Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kalimantan Timur, M. Ali Amin.
Syamsul Adha resmi dilantik sebagai Ketua DPD LMAKB Kabupaten PPU periode 2024-2029. Dalam sambutannya, Makmur Marbun memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pembentukan dan pelantikan pengurus LMAKB yang baru.
“Saya berharap pelantikan ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan menjadi langkah awal bagi organisasi untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” ujar Makmur. Ia juga menekankan pentingnya program-program baru yang segar dan inovatif untuk mempercepat pembangunan di PPU.
Lebih jauh, Pj Bupati mengingatkan seluruh pengurus agar terus meningkatkan kualitas diri dan organisasi dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya di era digital yang semakin berkembang. “Kita harus punya visi yang jauh ke depan dan mampu beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini penting untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Selain itu, Makmur optimistis pengurus baru LMAKB mampu menghadapi tantangan kompleks yang dihadapi masyarakat saat ini. Ia yakin mereka dapat berperan aktif dalam memberikan inovasi yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat PPU.
“Saya percaya pengurus baru dapat membawa perubahan dan menciptakan berbagai inovasi untuk memajukan daerah ini,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Pj Bupati Makmur Marbun mengucapkan selamat kepada pengurus yang telah dilantik dan berharap mereka dapat berkarya dan memberikan kontribusi maksimal bagi perkembangan sosial, budaya, dan keagamaan di PPU.
“Selamat berkarya, semoga kontribusi kalian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten PPU, perwakilan Forkopimda, Badan Kesbangpol PPU, serta sejumlah tokoh masyarakat, adat, dan agama setempat. (Adv/PPU)
