GARVI.ID, BALIKPAPAN — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, turut memeriahkannya dengan menggelar tujuh perlombaan yang diikuti 41 relawan, Sabtu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan dalam menyambut hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan emosional antarrelawan SPPG Baru Ulu.
Tujuh perlombaan yang digelar yakni makan kerupuk, kelereng, konsentrasi warna, balap karung, estafet sarung, estafet balon, serta memasukkan paku ke dalam botol.
Kepala SPPG Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, M. Mizannulhaq, mengatakan peringatan HUT ke-81 RI seharusnya tidak hanya dirayakan dengan euforia, tetapi juga dimaknai melalui berbagai kegiatan positif dan upaya melakukan perbaikan diri.
“Jangan hanya menikmati kemerdekaan dengan euforia, tetapi mari kita maknai setiap momentum yang ada dengan berbagai kegiatan positif dan melakukan perbaikan diri,” ujarnya.
Menurutnya, semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” juga perlu diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pola pikir positif yang berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat.
Ia menilai masyarakat tidak hanya dapat menuntut atau mengeluhkan kondisi yang ada, tetapi juga perlu mengambil peran melalui perbaikan diri.
“Dengan berbenah, meningkatkan SDM, dan memiliki pemikiran yang positif, tentunya pemerintah juga akan mendengarkan setiap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dalam momentum tersebut, Mizannulhaq juga menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan yang diproduksi SPPG. Sebagai dapur resmi di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN), SPPG bertugas memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program tersebut menyasar sejumlah penerima manfaat, di antaranya anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Karena itu, kualitas dan kelayakan makanan menjadi hal penting yang harus dijaga agar hak penerima manfaat terpenuhi sesuai ketentuan.
“Kejujuran menjadi poin penting yang harus dilakukan setiap yayasan atau pengelola. Pelaksanaan harus sesuai dengan petunjuk teknis yang ada dan jangan memberikan makanan kepada anak-anak yang tidak sewajarnya,” tegasnya.
Sementara itu, perlombaan yang diikuti 41 relawan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Aldi dari kelompok 6 meraih juara pertama lomba makan kerupuk. Usman dari kelompok 7 menjadi juara pertama lomba kelereng, sedangkan Bu Uli dari kelompok 6 memenangkan lomba konsentrasi warna.
Untuk lomba balap karung, juara pertama diraih Wawan dan Usman dari kelompok 7. Kelompok 2 menjadi juara pertama estafet sarung, kelompok 4 memenangkan estafet balon, sementara kelompok 7 meraih juara pertama lomba memasukkan paku ke dalam botol.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kekompakan dan kebersamaan para relawan sekaligus menjadi bagian dari upaya memaknai kemerdekaan melalui kegiatan positif di lingkungan SPPG Baru Ulu. (/*)
