GARVI.ID, BALIKPAPAN – Kemeriahan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di berbagai kalangan. Salah satunya dilakukan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Damai Baru, Balikpapan Selatan, dengan menggelar beragam perlombaan untuk mempererat kebersamaan antarrelawan.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan relawan SPPG Damai Baru yang dibagi ke dalam sejumlah kelompok. Pembagian kelompok sengaja dilakukan secara acak dan tidak berdasarkan divisi kerja.
Cara tersebut dilakukan untuk mendorong interaksi, kekompakan, serta semangat gotong royong di antara para relawan yang sehari-hari memiliki tugas berbeda.
Pengelola SPPG Damai Baru Balikpapan Selatan, Yuli Shinta Novianti, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, tetapi juga membangun solidaritas dan kerja sama antarrelawan.
“Tidak masing-masing divisi, tapi dibaur semuanya supaya mereka bisa berinteraksi dan bekerja gotong royong, saling mengenal, dan bekerja dalam satu tim,” ujar Yuli, Sabtu (15/8/2026).
Berbagai perlombaan digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari lomba tumpeng, makan kerupuk, olah kata dan sambung kata, estafet tepung, menuangkan air, hingga karaoke.
Menurut Yuli, kegiatan perlombaan menjadi salah satu cara bagi para relawan untuk menikmati suasana kemerdekaan sekaligus mengenang perjuangan para pahlawan.
“Sekarang kita sudah senang dan bahagia. Dengan kebahagiaan itu dibentuklah lomba-lomba 17 Agustusan seperti ini,” katanya.
Selain mempererat kebersamaan, Yuli menyebut keberadaan SPPG juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui terbukanya lapangan pekerjaan.
Saat ini, SPPG Damai Baru memiliki sebanyak 47 relawan yang berasal dari lingkungan sekitar, termasuk ibu rumah tangga dan anak muda yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan.
“Positifnya MBG ini jadi membuka lapangan pekerjaan. Dan kita jadi seperti keluarga. Jadi apa-apa dipecahkan bersama, apa-apa semua didiskusikan bersama,” jelasnya.
Yuli juga menekankan pentingnya pengelola dan mitra program menjalankan kegiatan sesuai dengan petunjuk teknis serta menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut dapat menjalankan tanggung jawab secara jujur dan transparan sehingga hak penerima manfaat tetap terpenuhi.
“Intinya memang yayasan atau pengelola itu harus jujur. Harus melaksanakan dengan jujur dan sesuai dengan juknis. Jangan memberi makanan anak-anak tidak sewajarnya,” tegas Yuli.
Ia memastikan hingga saat ini operasional SPPG Damai Baru masih berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah berjalan lancar,” ujarnya.
Memasuki momentum HUT ke-81 RI, Yuli mengajak masyarakat tidak hanya menikmati kemerdekaan, tetapi juga mengisinya dengan berbagai kegiatan positif dan melakukan perbaikan diri.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pola pikir positif perlu berjalan beriringan dengan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
“Jangan hanya meminta saja, mengeluh saja, atau semua menyalahkan. Tapi perbaikan diri dari masyarakat juga. Kalau kita berbenah dan SDM kita tingkatkan, terus kita juga mau berpikiran positif, pastinya pemerintah juga harus mendengarkan,” pungkasnya. (/*)
