Dapur MBG Disetop, Pemkot Balikpapan Tegaskan Kepatuhan Aturan BGN Wajib Dipenuhi

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Balikpapan dilaporkan dihentikan sementara operasionalnya. Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan penghentian ini berkaitan dengan belum terpenuhinya sejumlah persyaratan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa seluruh ketentuan tersebut merupakan aturan dari pemerintah pusat yang wajib dipatuhi oleh para mitra pengelola dapur.

“Kita ini hanya menerima karena itu keputusan pusat. Ada beberapa hal, salah satunya sertifikat tukang masak, surat layak higienis, dan IPAL atau instalasi pengolahan air limbah,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, jika persyaratan tersebut sudah ditetapkan dan diberikan tenggat waktu untuk dipenuhi, maka para mitra harus segera menyesuaikan. Ia mengingatkan, ketidakpatuhan berpotensi berdampak pada penghentian operasional dapur.

“Kalau sudah dipersyaratkan, kemudian diberikan waktu untuk membangun atau membuat, ya ikutilah. Ini dapur adalah mitra dari BGN. Kalau BGN sudah memberikan aturan, ya segera dilakukan, daripada distop,” tegasnya.

Terkait kewajiban pemasangan IPAL, Bagus menekankan bahwa hal tersebut bukan sekadar imbauan, melainkan aturan yang harus dilaksanakan. IPAL dinilai penting untuk mengolah limbah dapur sebelum dibuang ke saluran umum.

“Bukan imbauan, itu aturan dari BGN. Karena ada minyak dan limbah yang bisa jadi limbah B3 kalau langsung dibuang. Jadi harus dinetralisir dulu supaya yang ke saluran itu sudah aman,” jelasnya.

Pemkot Balikpapan juga mengingatkan pentingnya menjaga standar kebersihan dan kelayakan dapur. Upaya ini dilakukan untuk memastikan makanan yang disalurkan kepada siswa benar-benar memenuhi standar gizi dan aman dikonsumsi.

Selain melindungi kesehatan siswa, kepatuhan terhadap regulasi juga dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan operasional dapur serta menghindari potensi dampak negatif bagi pengelola.

Pemkot pun meminta seluruh mitra MBG di Balikpapan segera memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku agar program dapat berjalan optimal tanpa hambatan. (Adv/Diskominfo/Bpp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *