GARVI.ID, BALIKPAPAN – Upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Balikpapan kembali diwujudkan melalui gelaran Workshop Kriya dan Pameran Ekonomi Kreatif Balikpapan 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 29–31 Oktober 2025 di Gedung Creative Center Balikpapan, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. Program ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan dan Forum Ekonomi Kreatif Kota Balikpapan.
Acara tersebut resmi dibuka oleh Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pameran karya kreatif lokal, tetapi juga dirancang sebagai langkah strategis untuk membangun kapasitas pelaku kreatif melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar pameran. Ini adalah gerakan bersama untuk membangun ekosistem kreatif yang kuat dan berkelanjutan di Kota Balikpapan. Lewat workshop, kita ingin memastikan para pelaku kreatif mendapatkan ruang belajar, berkembang, dan naik kelas,” ujar Ratih dalam pembukaan acara.
Program ini menampilkan karya para seniman, perajin, ilustrator, dan desainer lokal, sekaligus membuka ruang interaksi dengan masyarakat. Pameran terbuka gratis untuk umum dan menyuguhkan ragam karya dari lima subsektor ekonomi kreatif, yaitu seni rupa, kriya, komik, ilustrasi, dan desain komunikasi visual (DKV).
Ratih menyampaikan ajakan agar masyarakat turut hadir dan memberikan dukungan nyata kepada para kreator Kota Balikpapan. “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk datang. Apresiasi publik menjadi energi penting bagi para seniman, desainer, dan kreator lokal untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kota,” katanya.
Melalui kegiatan kolaboratif ini, pemerintah berharap dapat memperkuat jaringan antar pelaku kreatif serta menciptakan ruang inovasi dan peluang pasar baru bagi industri kreatif di Balikpapan. Selain menampilkan hasil karya, peserta juga mendapatkan pembekalan keterampilan melalui sesi pelatihan yang difokuskan pada pengembangan produk, kreativitas, serta strategi pemasaran.
Masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan karya yang ditampilkan. Kehadiran wadah kreatif seperti ini dinilai menjadi langkah nyata dalam memperluas akses para pelaku kreatif untuk dikenal lebih luas, sekaligus menjadikan Balikpapan sebagai kota yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif secara berkelanjutan. (Adv/Disporapar/Bpp)







