BPBD Balikpapan Tingkatkan Siaga Ramadan dan Idulfitri, 6 Posko Disiagakan 24 Jam

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bulan Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu kebakaran maupun bencana lainnya.

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengatakan peningkatan kesiapsiagaan dilakukan melalui penguatan pengawasan serta interaksi langsung di lapangan. Petugas disiagakan untuk merespons laporan masyarakat selama 24 jam.

“Dalam bulan Ramadan dan juga untuk Idulfitri, kami melakukan kesiapsiagaan yang sifatnya ada peningkatan. Pengawasan dilanjutkan dengan interaksi kita di lapangan,” ujar Usman saat diwawancarai, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, sebelum memasuki Ramadan pihaknya telah melakukan imbauan di enam kecamatan. Imbauan tersebut mencakup antisipasi kebakaran, tanah longsor, hujan deras, hingga angin kencang yang belakangan kerap terjadi.

Untuk mendukung kesiapsiagaan, BPBD menyiapkan sekitar enam posko utama dengan total personel lapangan berkisar 60 hingga 70 orang. Setiap kecamatan memiliki satu posko di tingkat UPTD. Namun di Balikpapan Barat terdapat tambahan dua pos pembantu, sementara Balikpapan Utara diperkuat satu pos pembantu.

“Semua pos tetap beraktivitas selama 24 jam untuk mengantisipasi bahaya kebakaran maupun bencana lainnya,” jelasnya.

Selain itu, BPBD tetap membuka layanan informasi dan pengaduan bagi masyarakat. Setiap laporan yang masuk, baik dari warga maupun instansi, akan langsung ditindaklanjuti sesuai prosedur penanggulangan bencana.

Usman menambahkan, koordinasi lintas instansi juga diperkuat selama Ramadan. BPBD terus berkomunikasi dengan TNI, Polri, Basarnas, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan respons cepat jika terjadi situasi darurat.

“Pola koordinasi tetap kami laksanakan bersama TNI, Polri, Basarnas, serta OPD lain yang terkait. Mudah-mudahan sampai selesai Idulfitri keadaan tetap aman,” katanya.

Ia menyebut, kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir didominasi hujan cukup deras. Namun dampaknya masih tergolong ringan.

“Untuk saat ini hanya ada beberapa pohon tumbang dan genangan air yang dalam satu sampai dua jam sudah surut kembali,” ungkap Usman.

BPBD berharap dengan peningkatan kesiapsiagaan ini, potensi bencana selama Ramadan hingga Idulfitri dapat diminimalkan dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. (Adv/Diskominfo/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *