DLH Balikpapan Terus Berinovasi untuk Penanaman Mangrove di Teluk

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Dalam upaya melestarikan ekosistem pesisir, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan menargetkan penanaman mangrove sepanjang 81 kilometer di kawasan teluk kota ini. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, DLH menerapkan teknik-teknik inovatif untuk memastikan keberhasilan program tersebut.

Kabid Tata Lingkungan dan Perlindungan Sumber Daya Alam DLH Balikpapan, Arizal Rahman, mengungkapkan bahwa meskipun penanaman mangrove sangat penting untuk melindungi pesisir, prosesnya tidaklah mudah.

“Kami menghadapi berbagai kendala seperti tanaman yang terbawa arus sungai atau terdampar oleh sampah. Oleh karena itu, kami perlu solusi yang lebih efektif,” kata Arizal, Kamis (5/8/2024).

Untuk mengatasi masalah ini, DLH mengadopsi teknik baru yang diperkenalkan oleh Pelopor Mangrove Agus Bei, termasuk penggunaan kantong lumpur di SMPN 25 Balikpapan.

“Kami telah melihat hasil yang positif dengan teknik ini, meskipun kurang cocok untuk pesisir pantai. Karena itu, kami kini beralih ke teknik Buispot BG dengan dinding beton, yang lebih sesuai untuk melawan arus dan memastikan pertumbuhan tanaman mangrove,” jelasnya.

Penanaman mangrove ini difokuskan di sepanjang teluk Balikpapan, dari area pesisir hingga laut Teritip.”Mangrove memerlukan habitat rawa dan pesisir, jadi kami fokus pada area tersebut dan berencana untuk menambah area di bagian dalam,” ungkap Arizal.

Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak akan mengganggu rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam pembangunan coastal area.”Coastal area masih dalam revisi, dan kami akan menanam mangrove di pulau-pulau yang akan dibangun sebagai bagian dari proyek tersebut. Desain coastal area nantinya akan serupa dengan jembatan di Jakarta Utara,” katanya.

Dengan berbagai inovasi dan teknik baru, DLH Balikpapan berupaya untuk mencapai target penanaman mangrove dan memberikan manfaat ekologis yang besar bagi pesisir kota. (Adv/Diskominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *