GARVI.ID, BALIKPAPAN – Setelah resmi terbentuk, Komisi III DPRD Kota Balikpapan siap menjalankan tugas sesuai dengan fungsi di bidang pembangunan, lingkungan hidup, dan perhubungan. Ketua Komisi III, H. Yusri, menyatakan bahwa langkah pertama komisi ini adalah mengundang dan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhubungan langsung dengan tugas mereka.
“Kami akan menjalin komunikasi intensif dengan OPD terkait. Ini adalah awal penting untuk membangun kolaborasi yang kuat dalam rangka mendukung program pembangunan kota,” ungkap H. Yusri pada konferensi pers di Kantor DPRD Balikpapan, Rabu, 30 Oktober 2024.
Ia menjelaskan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk menyelaraskan program dengan visi Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, yang ingin menjadikan Balikpapan sebagai kota yang religius dan mendunia. Menurut Yusri, dukungan antarinstansi adalah kunci untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Proses pemilihan Ketua Komisi III berjalan kondusif dengan H. Yusri terpilih secara aklamasi, yang mencerminkan semangat kebersamaan di DPRD. “Alhamdulillah, pemilihan ketua komisi berjalan lancar, menunjukkan komitmen kami dalam mengutamakan kebersamaan,” jelas Yusri, yang juga menjabat sebagai Ketua LPM Gunung Bahagia. Ia menambahkan bahwa harmonisasi antar anggota DPRD menjadi fondasi dalam menjalankan tugas pengawasan dan legislasi dengan baik.
Struktur Komisi III juga telah ditetapkan dengan Halili Adinegara sebagai Wakil Ketua dan Ari Sanda sebagai Sekretaris. Sementara itu, anggota komisi ini terdiri dari Haris, Suwarni, Agus Limin, Syarifuddin Oddang, dan Wahyullah Bandung. Dua anggota lainnya dari Partai Nasdem masih menunggu konfirmasi nama.
Dengan susunan kepengurusan yang solid dan program kerja yang terencana, Komisi III DPRD Balikpapan berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kota. Selain mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan, Komisi III juga akan berfokus pada masalah lingkungan hidup dan perhubungan yang semakin penting di Balikpapan.
“Kami optimis bahwa kolaborasi ini akan menciptakan dampak positif. Harapannya, semua program yang dijalankan ke depan bisa lebih efektif dan tepat sasaran, sehingga kesejahteraan masyarakat Balikpapan bisa meningkat,” tutup Yusri. (Adv/DPRD/BPP)







