GARVI.ID, BALIKPAPAN – Armada Balikpapan City Trans (BCT) resmi bertambah. Dinas Perhubungan Kota Balikpapan kini mengoperasikan 24 unit bus, setelah menerima lima armada baru menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kota Balikpapan.
Penambahan ini dilakukan untuk menjawab lonjakan jumlah penumpang dalam beberapa waktu terakhir. Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menyebut tingginya minat warga menjadi dasar pengajuan tambahan armada ke pemerintah pusat.
“Jumlah penumpang terus meningkat. Itu yang menjadi pertimbangan utama hingga akhirnya ada penambahan unit dari pusat,” kata Fadli, Kamis (26/2/2026).
Sebelumnya, BCT hanya beroperasi dengan 19 unit bus yang melayani dua koridor aktif. Keterbatasan armada membuat frekuensi perjalanan belum maksimal, terutama pada jam sibuk. Dengan tambahan lima unit, Dishub menargetkan waktu tunggu penumpang di halte bisa lebih singkat.
Fadli menegaskan, kehadiran armada baru bukan sekadar penambahan jumlah kendaraan, tetapi bagian dari upaya memperkuat transportasi massal di Balikpapan.
“Transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau memang dibutuhkan masyarakat. Karena itu layanan harus terus diperbaiki,” ujarnya.
Operasional BCT sendiri merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Balikpapan dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Kesepakatan tersebut berlaku hingga 1 Juli 2027 dan mencakup dukungan armada, pengelolaan rute, pemeliharaan, hingga pelatihan awak bus.
Menurut Fadli, dukungan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan. Dengan jumlah armada yang kini mencapai 24 unit, Dishub berharap cakupan pelayanan semakin merata di dua koridor yang ada.
Penambahan ini juga dinilai sebagai langkah antisipasi terhadap pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di Balikpapan yang terus bergerak. Mobilitas warga yang tinggi menuntut sistem transportasi yang lebih andal.
“Kota ini berkembang cepat. Kebutuhan transportasi ikut meningkat. Kita harus siap sejak sekarang,” tegasnya.
Dishub optimistis, dengan armada yang lebih banyak, BCT dapat semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan massal. (Adv/Diskominfo/Bpp)







