GARVI.ID, BALIKPAPAN – Balikpapan, yang selama ini dikenal sebagai kota perdagangan dan industri, kini memfokuskan diri untuk menjadi salah satu tujuan utama dalam sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menjadikan Balikpapan lebih dari sekadar kota industri, melainkan sebagai kota yang nyaman untuk masyarakat dan menarik bagi pengunjung.
“Balikpapan tidak hanya harus berkembang sebagai pusat ekonomi, tetapi juga menjadi tempat yang memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi warganya. Kami ingin menghadirkan kota yang ramah, hijau, dan layak huni,” kata Rahmad Mas’ud dalam pernyataannya, Minggu, (1/12/2024).
Rahmad mengungkapkan bahwa prioritas pada 2025 adalah peningkatan fasilitas publik, termasuk pengembangan ruang terbuka hijau dan infrastruktur pendukung lainnya. Langkah ini dianggap penting untuk mendukung sektor MICE sekaligus memperbaiki kualitas hidup warga Balikpapan.
“Kami ingin memastikan bahwa Balikpapan menjadi pilihan utama untuk berbagai kegiatan, baik skala nasional maupun internasional. Untuk itu, fasilitas dan infrastruktur yang mendukung harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.
UMKM sebagai Bagian Penting Transformasi Kota
Selain menyiapkan sarana dan prasarana MICE, Rahmad menyoroti peran penting Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendorong perekonomian lokal. Pemerintah Kota Balikpapan, kata Rahmad, berkomitmen menyediakan ruang bagi UMKM untuk berkembang.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi lokal. Kami akan memastikan mereka mendapatkan akses fasilitas dan dukungan untuk tumbuh, baik dalam bentuk kebijakan maupun bantuan konkret,” tegasnya.
Rahmad juga menekankan bahwa pembangunan fasilitas publik akan diintegrasikan dengan prinsip ramah lingkungan. Ruang publik, ruang hijau, dan sarana untuk UMKM dirancang untuk menciptakan kota yang berdaya saing di tingkat internasional.
Dengan optimisme dan visi yang jelas, Balikpapan sedang menuju transformasi sebagai kota yang tak hanya menjadi pusat industri, tetapi juga destinasi unggulan untuk aktivitas global. Pemerintah yakin, upaya ini akan membawa manfaat besar bagi warga sekaligus menarik perhatian dunia. (*)







