GARVI.ID, BALIKPAPAN – Suasana megah dan penuh warna menyelimuti BSCC Dome Balikpapan, Kamis malam (6/11/2025), saat Balikpapan Fest 2025 resmi dibuka. Festival tahunan ini kembali hadir sebagai panggung besar bagi pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Kota Balikpapan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan pembukaan tahun ini dikemas lebih meriah dan variatif dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Pembukaan kali ini menampilkan banyak talenta. Ada paduan suara, tarian dari Barito Timur, hingga kolaborasi empat sanggar lokal — Sanggar Mawar, Patilda, AW Studio, dan Leli Monster Gun,” jelas Ratih.
Opening ceremony berlangsung semarak dengan pemukulan jatung putung sebagai tanda resmi dimulainya festival. Momen pembukaan juga diwarnai penyerahan penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kepada Wali Kota Balikpapan atas keberhasilan kota ini masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2025.
Setelah seremoni pembukaan, panggung utama diisi berbagai penampilan seni dan hiburan, mulai dari musik tradisional hingga fashion show yang memadukan unsur budaya dan modernitas. Kehadiran artis nasional turut menambah daya tarik malam pembuka yang dipadati penonton.
“Besok ada Balikpapan Got Talent, lalu fashion show dari Duta Wisata Indonesia, Polda Kaltim, dan Asosiasi Perancang Mode Indonesia. Puncaknya Sabtu malam dengan konser Dewa 19 dan Faris Adam,” ungkap Ratih.
Ratih menjelaskan, Balikpapan Fest bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan pariwisata kota. Ia berharap festival ini menjadi magnet baru yang menarik wisatawan untuk tinggal lebih lama di Balikpapan.
“Kami ingin Balikpapan Fest jadi daya tarik baru. Semakin lama wisatawan tinggal, semakin besar dampak ekonominya bagi pelaku usaha lokal,” ujarnya.
Dengan dukungan pemerintah kota, komunitas, dan pelaku industri kreatif, Balikpapan Fest 2025 diharapkan mampu memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota industri yang berjiwa pariwisata, sekaligus contoh kolaborasi sukses antara pemerintah dan masyarakat.
“Semoga festival ini terus berkembang dan menjadi agenda kebanggaan warga Balikpapan setiap tahunnya,” tutup Ratih. (Adv/Disporapar/Bpp)













