GARVI.ID, BALIKPAPAN – Balikpapan akan menjadi tuan rumah peringatan Hari Peringatan Otonomi Daerah (Otda) ke-29 yang dijadwalkan pada 25 April 2025. Kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat ini menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dan masyarakatnya. Penunjukan tersebut tidak hanya menunjukkan pengakuan atas kemajuan Kota Balikpapan, tetapi juga memberikan peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah kepada nasional.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, menyambut positif penunjukan Balikpapan sebagai tuan rumah acara besar ini. Ia mengatakan, peringatan Otda ke-29 merupakan kesempatan langka bagi kota yang dikenal sebagai pusat ekonomi dan industri di Kalimantan Timur ini untuk memperkuat posisi ekonomi dan memperkenalkan potensi daerah lebih luas. Menurutnya, acara tersebut akan memberikan dampak positif terutama untuk sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Balikpapan.
“Ini adalah kesempatan besar. Peringatan Otda akan memperkenalkan potensi yang dimiliki Kota Balikpapan, sekaligus menjadi ajang bagi kita untuk memperkuat posisi ekonomi Balikpapan di tingkat nasional,” ujar Yono, Selasa (4/2/2025).
Dia juga berharap acara tersebut bisa menarik perhatian kepala daerah dari seluruh Indonesia yang hadir, sehingga Balikpapan dapat menunjukkan kemajuan yang telah dicapainya dalam berbagai bidang.
Peringatan Otda ke-29 juga diyakini akan menjadi momen penting untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, serta menjadi ajang untuk mengevaluasi keberhasilan pengelolaan otonomi daerah di seluruh Indonesia. Yono juga menambahkan, acara ini akan menjadi ajang pembelajaran bagi daerah-daerah lain mengenai inovasi yang telah dilakukan, baik di bidang pemerintahan, pembangunan, maupun pengelolaan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan ini, Yono juga mengajak masyarakat Balikpapan untuk turut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara tersebut. Ia meyakini bahwa suksesnya peringatan Otda akan berimbas langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Balikpapan, khususnya dengan terbukanya peluang-peluang ekonomi bagi UMKM yang dapat mempromosikan produk lokal ke skala yang lebih luas.
Dengan menjadi tuan rumah peringatan Otda ke-29, Balikpapan diharapkan tidak hanya semakin dikenal sebagai pusat ekonomi yang terus berkembang, tetapi juga bisa memperkuat kontribusinya terhadap perkembangan perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Balikpapan pun berpotensi untuk menjadi contoh sukses dalam mengelola otonomi daerah yang berkelanjutan. (Adv/DPRD/BPP)







