GARVI.ID, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan bersiap menjadi pusat perhatian nasional pada awal November 2025. Pemerintah Kota melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) akan menggelar empat agenda besar secara beruntun pada 5–10 November 2025, yang diproyeksikan memberi dorongan kuat bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi budaya daerah.
Empat kegiatan tersebut antara lain Balikpapan Fest, Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2025, Balikpapan Tourism Forum, serta Kalimantan Bike Week 2025. Seluruh rangkaian dipusatkan di berbagai titik strategis kota dan melibatkan unsur pemerintah, kementerian, komunitas, hingga pelaku UMKM lokal.
Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, menyampaikan bahwa seluruh persiapan sudah berjalan intensif bersama kepolisian, dinas teknis, hingga tenant UMKM. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan rangkaian event ini.
“Kami ingin memastikan semua kegiatan berjalan tertib, meriah, dan aman. Persiapan sudah kami matangkan melalui koordinasi berulang dengan pihak kepolisian dan stakeholder terkait. Ini bukan sekadar perayaan, tapi ruang menunjukkan potensi Balikpapan secara maksimal,” tegas Ratih saat konferensi pers di Atrium Plaza Balikpapan, Senin, 3 November 2025.
Disporapar juga mengkurasi tenant UMKM dari berbagai bidang, mulai kuliner, kriya, fesyen, hingga produk kreatif. Upaya ini diharapkan mampu memberi dampak langsung kepada pelaku usaha lokal.
“UMKM harus bisa tumbuh bersama perkembangan kota. Kami pastikan penataan area dan pelaksanaan teknis mendukung kenyamanan pengunjung maupun pedagang,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Pemkot Balikpapan, dr. Andi Sri Juliarty, menilai pekan pariwisata ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi fondasi memperkuat positioning Balikpapan sebagai kota berkelas nasional dan pintu gerbang Ibu Kota Nusantara.
“Efeknya tidak hanya jangka pendek. Ini momentum menarik minat investor, membuka peluang kerja sama, dan memperluas promosi kota ke kancah nasional dan internasional,” ucapnya. “Kami ingin masyarakat merasakan manfaat langsung, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata.”
Pemerintah juga mendorong dukungan media sebagai kanal informasi bagi publik, sekaligus memperkuat citra Balikpapan sebagai penyelenggara event skala besar di Kalimantan.
Dengan kesiapan matang, Balikpapan menatap optimistis pekan padat agenda besar yang diprediksi mendatangkan ribuan pengunjung dan memperkuat ekonomi kreatif lokal—membawa kota ini selangkah lebih maju menuju pusat kegiatan budaya dan pariwisata di kawasan IKN. (Adv/Disporapar/Bpp)









