GARVI.ID, BALIKPAPAN – Departemen Kajian Strategi dan Politik (KASPOL) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Balikpapan (BEM FH Uniba) menggelar Kelas Jurnalistik, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas intelektual, literasi media, serta kesadaran terhadap pentingnya informasi yang akurat di tengah perkembangan era digital.
Kelas jurnalistik diikuti jajaran pengurus dan kader BEM FH Uniba serta calon mahasiswa baru (Camaba) Fakultas Hukum angkatan 2026. Kegiatan menghadirkan Sucipto yang mewakili Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Balikpapan sebagai narasumber.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan, etika pers, hingga fungsi media massa dalam kehidupan masyarakat dan negara hukum.
Kegiatan dikemas melalui diskusi ringan dan interaktif. Kepala Departemen KASPOL BEM FH Uniba, Ray, bertindak sebagai moderator. Meskipun berlangsung santai, diskusi berjalan dua arah dengan peserta aktif menyampaikan pertanyaan.
Salah satu peserta, Gallang, Camaba Fakultas Hukum 2026, mempertanyakan cara membedakan informasi yang benar dengan berita bohong di tengah derasnya arus informasi digital.
“Bagaimana cara kita membedakan informasi yang benar, real, dan bukan merupakan berita bohong atau hoaks di era digitalisasi ini?” tanya Gallang.
Pertanyaan tersebut menjadi bagian dari diskusi mengenai pentingnya kemampuan mahasiswa dalam memeriksa dan memahami informasi sebelum menyebarkannya kepada publik.
Menurut penyelenggara, jurnalistik tidak hanya berkaitan dengan kemampuan merangkai kata, tetapi juga membutuhkan kedalaman analisis, keberanian menyampaikan fakta, serta integritas dalam mengawal berbagai isu publik.
Kepala Departemen KASPOL BEM FH Uniba, Ray, berharap ruang diskusi semacam ini dapat mendorong mahasiswa agar lebih kritis dalam mengelola informasi yang beredar di masyarakat.
“Kami berharap dengan adanya ruang-ruang diskusi seperti ini, mahasiswa menjadi lebih kritis dalam mengelola informasi yang beredar dan dapat menjadi jurnalis masyarakat yang berkualitas serta beritikad baik,” ujar Ray.
Kegiatan Kelas Jurnalistik ini diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan menulis, berpikir kritis, serta memahami kerja jurnalistik yang dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi, kehidupan kampus maupun dunia kerja. (/*)













