GARVI.ID, BALIKPAPAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan mengimbau masyarakat pesisir, khususnya nelayan, pemancing, serta warga yang beraktivitas di kawasan pantai, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi angin selatan yang saat ini memengaruhi tinggi gelombang di perairan Kota Balikpapan.
Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan, tinggi gelombang di wilayah perairan setempat saat ini mencapai sekitar dua meter. Kondisi tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kecepatan serta arah angin yang terjadi di laut.
“Untuk kondisi saat ini di lapangan kurang lebih sekitar dua meter. Ini masih bisa berubah tergantung kecepatan angin yang terjadi di wilayah perairan,” ujar Usman, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, angin selatan yang saat ini mulai aktif berdampak langsung pada kondisi perairan, terutama dalam meningkatkan tinggi gelombang dan potensi arus yang lebih kuat di beberapa titik pesisir. Situasi ini perlu menjadi perhatian masyarakat yang melakukan aktivitas di laut maupun di sekitar garis pantai.
Usman menjelaskan bahwa periode antara bulan Juli hingga September umumnya merupakan masa dengan peningkatan intensitas gelombang di wilayah perairan Balikpapan. Kondisi tersebut merupakan pola musiman yang kerap terjadi setiap tahun dan dipengaruhi oleh perubahan arah angin regional.
“Juli, Agustus, sampai September biasanya memang periode gelombang agak tinggi. Ini sudah pola yang rutin terjadi setiap tahun,” katanya.
Karena itu, BPBD mengingatkan para nelayan agar lebih berhati-hati sebelum melaut, termasuk memperhatikan kondisi cuaca harian dan informasi peringatan dini dari instansi terkait. Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di pantai juga diminta tidak lengah, terutama saat membawa anak-anak ke area pesisir.
Usman menegaskan bahwa meskipun aktivitas melaut dan wisata pantai masih dapat dilakukan, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak memaksakan diri jika kondisi cuaca dan gelombang dirasa tidak mendukung.
“Kami mengimbau nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di pantai tetap waspada. Anak-anak juga harus diawasi, jangan sampai bermain terlalu dekat dengan area ombak,” ujarnya.(Adv/Diskominfo/Bpp)











