BPBD Petakan Wilayah Rawan Kebakaran, Warga Diminta Waspada Saat Sahur dan Berbuka

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan memetakan sejumlah wilayah yang masuk kategori rawan kebakaran selama Ramadan. Kepadatan penduduk serta dominasi bangunan berbahan kayu menjadi faktor utama tingginya risiko tersebut.

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, menyebutkan beberapa kawasan yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain Balikpapan Barat, Balikpapan Selatan seperti kawasan Perapatan, Balikpapan Tengah khususnya Gunung Sari yang berada di perbukitan, serta Balikpapan Timur.

“Wilayah Barat karena padat penduduk. Termasuk Selatan seperti Perapatan, lalu Tengah khususnya Gunung Sari di perbukitan, dan Timur karena masih banyak rumah berbahan kayu. Itu yang perlu kita antisipasi,” jelasnya, Selasa (24/2/2026).

Menurut Usman, peningkatan risiko kebakaran selama Ramadan tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas memasak, baik saat menyiapkan hidangan berbuka puasa maupun sahur. Kondisi lelah dan mengantuk saat dini hari juga dinilai dapat memicu kelalaian.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, terutama saat aktivitas masak-memasak di sore hari maupun menjelang sahur di tengah malam, agar lebih waspada. Jangan sampai kelalaian menimbulkan kebakaran,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya memastikan kompor dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak menyalakan api secara sembarangan, terutama di lingkungan padat penduduk.

Meski demikian, Usman mengakui sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan tugas selama Ramadan. Tantangan utama hanya pada kondisi fisik petugas yang juga menjalankan ibadah puasa.

“Petugas juga berpuasa melaksanakan ibadahnya. Mungkin aktivitas tidak seperti biasanya, tapi tetap semangat dalam melaksanakan tugas kebencanaan apabila diperlukan,” ujarnya.

BPBD memastikan seluruh personel tetap siaga dan siap diterjunkan kapan pun terjadi situasi darurat. Ia berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan dapat membantu menekan potensi kebakaran dan bencana lainnya.

“Kami mengingatkan masyarakat Kota Balikpapan agar tetap waspada sampai selesai Ramadan dan seterusnya, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Usman. (Adv/Diskominfo/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *