Bunda PAUD Balikpapan Tekankan Wajib PAUD Sebelum Masuk SD

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Ratusan orang tua, guru, dan tamu undangan memadati Balikpapan Sport Center and Convention Dome pada Senin (16/6/2025), dalam acara Puncak Pentas Seni Peserta Didik PAUD Kelompok Bermain SKB se-Kota Balikpapan Tahun Pelajaran 2024/2025. Kegiatan ini mengusung tema “Cita-citaku, Masa Depanku”.

Acara yang digelar oleh Komite KB PAUD SKB ini menampilkan beragam kreativitas anak-anak usia dini dalam bentuk tari, nyanyian, hingga peragaan busana profesi. Keceriaan anak-anak yang menampilkan cita-cita masa depan mereka menjadi daya tarik tersendiri bagi para hadirin.

Bunda PAUD Kota Balikpapan, Hj. Nurlena Rahmad Masud, S.E., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat dan ekspresi para peserta didik yang tampil percaya diri di atas panggung.

“Saya sangat bangga melihat anak-anak tampil begitu ceria dan penuh semangat. Ekspresi mereka menggambarkan harapan besar akan masa depan,” ujar Hj. Nurlena.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai bagian dari program Wajib Belajar 13 Tahun. Ia menekankan bahwa satu tahun pra-SD di PAUD harus menjadi perhatian serius orang tua.

“Program PAUD satu tahun sebelum masuk SD adalah fondasi penting. Kita harus pastikan anak-anak siap secara akademik, sosial, dan emosional sebelum duduk di bangku sekolah dasar,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pendidikan anak sejak dini, tidak hanya melalui institusi pendidikan, tetapi juga dengan menjaga kesehatan dan lingkungan tumbuh kembang anak.

“Mari kita bergandengan tangan sebagai orang tua, pendidik, dan masyarakat untuk mencetak generasi cerdas, sehat, dan berkarakter,” tutup Bunda PAUD.

Pentas seni ini menjadi wadah penting untuk mempererat hubungan antara anak, orang tua, guru, dan masyarakat. Sekaligus menjadi refleksi pentingnya kolaborasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang ramah dan mendukung tumbuh kembang anak sejak dini. (Adv/Diskominfo/BPP)