GARVI.ID, BALIKPAPAN— Upaya peningkatan derajat kesehatan remaja di wilayah Sumber Rejo dilakukan melalui kerja sama puskesmas dengan sekolah. Ahli Gizi Puskesmas Sumber Rejo, Agung Pramana, menjelaskan bahwa program Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi salah satu fokus penting, terutama bagi remaja putri sebagai pencegahan anemia.
“Puskesmas mendistribusikan TTD setiap tiga bulan, kemudian dibantu guru UKS untuk pemberiannya sekali seminggu di sekolah,” jelasnya, Rabu (19/11/2025).
Pemantauan dilakukan melalui pencatatan dan pemeriksaan hemoglobin secara berkala.
Selain TTD, Puskesmas Sumber Rejo juga aktif melaksanakan program ‘Aksi Bergizi’, yang terdiri dari senam bersama, sarapan sehat, minum TTD, dan edukasi gizi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen puskesmas dalam memperkuat pola hidup sehat di lingkungan sekolah.
Tidak hanya itu, setiap tahun puskesmas rutin melaksanakan skrining kesehatan anak sekolah. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, hingga status gizi. Untuk remaja putri, dilakukan pula deteksi dini anemia melalui pemeriksaan HB.
Agung menambahkan bahwa kegiatan edukasi gizi biasanya diberikan pada awal tahun ajaran baru. “Kami diundang sekolah untuk memberikan materi terkait gizi seimbang, anemia, hingga bahaya obesitas,” ujarnya.
Inovasi digital Puskesmas Sumber Rejo turut mendukung pelaksanaan program sekolah. Data skrining dan kondisi gizi siswa kini terintegrasi melalui sistem layanan klaster, sehingga memudahkan pemantauan berkelanjutan.
“Kami ingin siswa belajar dengan kondisi fisik optimal. Kalau gizinya baik, prestasi belajarnya pasti meningkat,” tutur Agung. (Adv/Puskesmas/Bpp)







