GARVI.ID, BALIKPAPAN – Dinas Sosial Kota Balikpapan terus melaksanakan program rumah singgah sebagai upaya untuk memberikan tempat sementara bagi orang-orang yang terlantar di kota tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan, Edi Gunawan, menjelaskan bahwa rumah singgah ini berfungsi sebagai tempat penampungan sementara bagi mereka yang mencoba mengadu nasib di Balikpapan, terutama bagi mereka yang tidak berhasil.
“Rumah singgah ini sudah kami jalankan terus. Kami terus melengkapi sarana dan prasarana yang ada, karena ini sangat penting untuk memberikan perlindungan bagi orang-orang yang terlanjur datang ke kota ini dan tidak memiliki tempat tinggal yang layak,” ujar Edi Gunawan saat diwawancarai pada Kamis (6/3/2025).
Edi menambahkan bahwa meskipun program ini sudah berjalan, jumlah orang yang membutuhkan rumah singgah saat ini relatif stabil dan belum terlihat adanya lonjakan signifikan.
Ia mengungkapkan bahwa Balikpapan, sebagai pintu gerbang yang strategis, seringkali menjadi tujuan bagi orang-orang dari luar daerah yang datang untuk mencoba keberuntungan. Namun, tidak semua dari mereka berhasil dan akhirnya membutuhkan tempat penampungan sementara.
“Tahun lalu, kami menampung banyak orang dari luar daerah yang datang ke Balikpapan, dan setelah beberapa waktu, mereka kami bantu pulangkan dengan kapal. Untuk saat ini, jumlah orang yang membutuhkan rumah singgah belum terlalu terlihat, mungkin di pertengahan tahun atau akhir tahun nanti akan mulai ada peningkatan,” tambahnya.
Selain itu, Edi juga menekankan pentingnya menjaga anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam kehidupan jalanan. Untuk itu, Dinas Sosial terus memantau dan menjaga agar mereka tidak menjadi anak jalanan yang rentan dengan berbagai masalah sosial.
Terkait jumlah rumah singgah yang tersedia, Edi menyebutkan bahwa saat ini ada tiga titik rumah singgah yang berfungsi dengan baik, yakni di Tagana dan Gunung Pasir. Meskipun kapasitasnya terbatas, rumah singgah ini masih mampu memberikan layanan kepada orang-orang yang membutuhkan tempat tinggal sementara.
Dengan adanya rumah singgah ini, Dinas Sosial berharap dapat membantu mereka yang terlantar di kota Balikpapan, memberikan perlindungan sementara, dan mencari solusi terbaik untuk masa depan mereka. (Adv/Diskominfo/Bpp)










